Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan tiga sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan bagi ekonomi Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam forum diskusi CORIM+ Conversation bertajuk "Indonesia 2026: Where Opportunities Are Taking Shape" yang digelar di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

>>> Pengadilan Negeri Jakarta Timur Hukum Tiga Pelaku Manipulasi Pajak PT GTS

Menurut Sandiaga, penurunan kondisi ekonomi justru kerap membuka celah kesempatan baru bagi pelaku usaha.

Ia mengidentifikasi tiga sektor utama, yakni ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), green economy, dan wellness economy.

"Kesempatan itu ada di setiap tikungan. Saat ekonomi ada penurunan, pasti ada opportunity.

Ke depan mungkin di bidang AI and digital economy, green economy, serta wellness economy," ujar Sandiaga.

Ia menekankan perlunya inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

"Pola old economy sudah tidak bisa lagi. Saya tidak ingin kita punya 64 juta UMKM yang berjuang sendiri-sendiri.

Kita harus membuka ruang yang lebih besar untuk kolaborasi," tambahnya.

AI dan Transformasi Organisasi

Managing Director & Senior Partner Boston Consulting Group (BCG) Edwin Utama menjelaskan bahwa penetrasi teknologi AI berlangsung sangat masif.

Data survei BCG terhadap 12.000 pekerja global menunjukkan 74% responden telah mengintegrasikan AI dalam aktivitas kerja harian mereka.

Sebanyak 40% di antaranya mengaku mampu memotong waktu operasional hingga satu hari kerja dalam sepekan.

Edwin menilai tantangan terbesar perusahaan saat ini adalah mengonversi efisiensi individu menjadi produktivitas kolektif korporasi.

>>> Sutradara Nick Powell Hadirkan Ketegangan Lewat Film Primal di Bioskop Trans TV

"Yang membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lain ke depan adalah bagaimana menggabungkan human strength dan AI strength. AI tidak akan menggantikan manusia, tetapi memperkuat manusia.