Bioskop Trans TV akan menayangkan film laga berjudul Primal pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 20.00 WIB.

Film ini merupakan karya sutradara Nick Powell yang sebelumnya dikenal lewat debutnya dalam film Outcast (2014).

>>> Suami Ungkap Pengalaman Menemani Istri Melahirkan Lima Anak

Primal dibintangi aktor ternama Nicolas Cage sebagai tokoh utama Frank Walsh. Ia didukung oleh Kevin Durand dan Famke Janssen dalam peran penting.

Film yang mengambil lokasi syuting di Puerto Rico ini diproduksi dengan anggaran mencapai US$ 18 juta.

Kisahnya berpusat pada konflik antara pemburu binatang liar dan otoritas keamanan di atas sebuah kapal kontainer.

Frank Walsh adalah seorang pemburu andal yang mencari nafkah dengan menangkap spesies hewan langka dan berbahaya.

Konflik bermula saat ia berhasil melumpuhkan seekor jaguar putih langka di hutan hujan Brasil menggunakan obat bius secara ilegal.

Rencana Frank membawa hewan tersebut ke Amerika Serikat untuk dijual dengan harga fantastis mendapat penolakan dari asistennya. Sang asisten menolak membantu akibat takhayul dan kepercayaan lokal masyarakat setempat.

>>> Dorong Sertifikasi RSPO untuk Petani Sawit Swadaya Indonesia

Di saat bersamaan, kapal kargo yang disewa Frank juga digunakan oleh US Marshals untuk mengekstradisi seorang tahanan berbahaya bernama Richard Loffler.

Mantan anggota pasukan khusus tersebut terpaksa diangkut lewat jalur laut karena kondisi medisnya.

Richard Loffler yang diperankan Kevin Durand diketahui menderita penyakit kejang. Penyakit tersebut dapat kambuh apabila dirinya terkena tekanan udara jika dipindahkan menggunakan pesawat terbang.

Selama pelayaran, kebutuhan medis Loffler diawasi oleh seorang dokter Letnan Angkatan Laut bernama Dr. Ellen Taylor.

Kehadiran Taylor yang diperankan Famke Janssen memicu ketegangan baru karena ia kerap berkonflik dengan Frank yang dinilai sombong.

Situasi di atas kapal berubah menjadi petaka saat Loffler berhasil meloloskan diri dari penjagaan.

>>> Mbappe Tolak Deschamps Latih Timnas Italia

Tahanan tersebut kemudian melepaskan hewan-hewan tangkapan Frank, termasuk ular berbisa, hingga memicu teror dan kekacauan di seluruh kapal.