Kenaikan Harga Pertamax Dinilai Kurangi Tekanan Kompensasi Energi
Ia memperkirakan tambahan beban subsidi akibat potensi migrasi konsumen ke Pertalite hanya sekitar Rp 1,3 triliun per tahun.
Angka tersebut relatif kecil dibandingkan total subsidi dan kompensasi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah.
Namun, Josua mengingatkan bahwa tambahan beban tersebut tetap perlu diwaspadai mengingat kondisi APBN saat ini sedang menghadapi tekanan dari tingginya harga minyak dunia, pelemahan nilai tukar rupiah, serta meningkatnya konsumsi energi bersubsidi.
>>> 7 Doa Penenang Hati dan Pikiran dalam Islam untuk Hadapi Kecemasan
"Dalam situasi fiskal yang ketat, tambahan beban kecil sekalipun bisa memperburuk persepsi pasar jika dianggap menunjukkan lemahnya pengendalian subsidi," imbuh Josua.
Josua menjelaskan, apabila pemerintah tetap mempertahankan kuota Pertalite dan menjalankan pengawasan secara ketat, dampak fiskal tambahan dapat ditekan.
Akan tetapi, konsekuensinya bisa berupa meningkatnya antrean di SPBU dan munculnya masalah distribusi akibat permintaan yang lebih tinggi.
Sebaliknya, apabila pemerintah memilih melonggarkan kuota atau membiarkan konsumsi Pertalite melebihi target, manfaat fiskal dari kenaikan harga Pertamax berpotensi tergerus.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memperkuat pengendalian konsumsi Pertalite melalui pendataan kendaraan, pembatasan volume pembelian, penggunaan kode pengenal pembeli, pengawasan SPBU, dan larangan tegas bagi kendaraan yang tidak berhak.
"Kendaraan pribadi berkapasitas besar dan kendaraan yang secara teknis membutuhkan bahan bakar dengan angka oktan lebih tinggi tidak seharusnya menikmati Pertalite.
Tanpa pengawasan seperti ini, subsidi akan tetap bocor kepada kelompok yang tidak berhak dan tujuan penghematan APBN menjadi tidak tercapai," katanya.
Selain itu, pemerintah juga perlu menjaga agar selisih harga Pertamax dan Pertalite tidak terlalu lebar dalam jangka waktu panjang.
Update Terbaru
Porsche Carrera GT Dimodifikasi Ekstrem Gemballa Mirage GT Dilelang
Selasa / 28-07-2026, 07:56 WIB
Fase Koreksi IHSG Berlanjut, Simak Proyeksi dan Saham Pilihan
Selasa / 28-07-2026, 07:56 WIB
Terungkap Alasan John Herdman Pantau Timnas Indonesia dari Tribun VIP
Selasa / 28-07-2026, 07:51 WIB
Sikap Tegas Presiden Suriah Terkait Kerjasama Keamanan dan Israel
Selasa / 28-07-2026, 07:50 WIB
Siswi SD Menangis Jadi Korban Bully Teman Sebaya Soal Rumah dan Ayah
Selasa / 28-07-2026, 07:49 WIB
Solusi Suntikan Dana Pusat Antisipasi Masalah Gaji ASN Daerah
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Andrea Pirlo Dijegal dari Kursi Pelatih Timnas Italia Akibat Isu Duta Rumah Judi
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Penyebab Hepatitis Sulit Terdeteksi Sejak Dini Menurut Medis
Selasa / 28-07-2026, 07:42 WIB
Lanjutan Insentif Kendaraan Listrik Diselaraskan Proyek Mobil Lokal
Selasa / 28-07-2026, 07:35 WIB
Bentrok di Menteng Tewaskan Warga, KemenHAM Wanti-Wanti Isu SARA
Selasa / 28-07-2026, 07:35 WIB
Data Chat Claude Bocor di Google, Anthropic Beri Penjelasan Ini
Selasa / 28-07-2026, 07:28 WIB
Kisah Bos Marvel Rekrut David Jonsson Sebagai Pemeran Baru Black Panther
Selasa / 28-07-2026, 07:28 WIB
Lawatan Awal Pekan Cubs ke Markas Cardinals Dimulai Hari Ini
Selasa / 28-07-2026, 07:23 WIB
Aplikasi Google Gratis Ini Bantu Temukan Tumpukan File Sampah di Ponsel
Selasa / 28-07-2026, 07:22 WIB







