PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mendapat rekomendasi beli dari Sinarmas Sekuritas. Target harga saham TUGU ditetapkan sebesar Rp1.700 per saham.

TUGU konsisten mempertahankan Risk Based Capital (RBC) di atas 400 persen. Angka ini jauh melampaui batas minimum regulator dan rata-rata industri asuransi.

>>> Pemerintah Butuh Likuiditas Masif untuk Wujudkan Janji Kampanye dan Program Prioritas

Kapasitas modal yang besar memberi fleksibilitas bagi TUGU dalam mengelola risiko besar dan kompleks. Hal ini penting untuk segmen korporasi yang membutuhkan kapasitas underwriting tinggi.

Peringkat A- dari AM Best memperkuat posisi tawar TUGU di kancah global. Rating ini meningkatkan kredibilitas perusahaan di hadapan reasuransi internasional dan mengamankan akses kapasitas reasuransi berkualitas.

TUGU memiliki portofolio kuat di segmen energi dan aviasi. Kedua lini bisnis ini memerlukan sokongan reasuransi global yang kokoh.

Laju bisnis TUGU diproyeksikan terjaga konsisten dalam beberapa tahun ke depan. Disiplin pengelolaan risiko dan pertumbuhan premi yang sehat menjadi motor utama kinerja perusahaan.

Pendapatan asuransi TUGU diperkirakan tumbuh sekitar 9 persen per tahun dalam jangka menengah. Proyeksi ini melampaui panduan pertumbuhan tahun 2026 dari manajemen yang sebesar 6 persen.

Rasio klaim dan utilisasi reasuransi diprediksi tetap terkendali. Kondisi ini akan mendongkrak Insurance Service Result (ISR) sejalan dengan penerapan PSAK 117.

>>> Investasi Reksadana USD Tetap Menarik di Tengah Suku Bunga Global Tinggi

TUGU memiliki peluang penambahan pendapatan dari portofolio investasi likuid senilai Rp11 triliun. Kombinasi pertumbuhan premi, efisiensi biaya, pendapatan non-asuransi stabil, dan optimalisasi investasi akan menyokong laba bersih berkelanjutan.

Tim riset Sinarmas Sekuritas menyebutkan proyeksi pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham (PATMI) sebesar 8-9 persen per tahun selama 2026–2030.

Dengan rasio pembayaran dividen 50 persen, TUGU menawarkan profil dividen yang menarik.

Posisi Strategis TUGU dalam Konsolidasi BUMN

Wacana konsolidasi industri asuransi umum menempatkan TUGU dalam posisi menguntungkan. Langkah konsolidasi asuransi BUMN berpotensi memicu efisiensi, optimalisasi modal, dan peningkatan daya saing.

TUGU menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum afiliasi BUMN yang melantai di bursa efek.

Status ini ditopang permodalan kuat, kemampuan underwriting risiko kompleks, serta kepemimpinan di segmen energi, offshore, aviasi, marine, dan engineering.

>>> Pancasakti Group Gelar Ajang Lari Jelang IPO Tahun 2029

Apabila pemerintah menerapkan skema konsolidasi berbasis spesialisasi, TUGU diprediksi menjadi penikmat manfaat utama. Perusahaan memiliki kompetensi teknis, penetrasi pasar, dan keunggulan kompetitif yang sulit ditiru.