Kenaikan Harga Pertamax Picu Kekhawatiran Perpindahan ke Pertalite
>>> KAI Daop 4 Semarang Operasikan 7 Kereta Stainless Steel New Generation
Jika konsumsi Pertalite meningkat lebih cepat dari perkiraan sementara kuota tetap, maka risiko yang muncul lebih dahulu adalah antrean panjang hingga potensi kelangkaan di sejumlah wilayah.
"Pemerintah kemudian dihadapkan pada pilihan antara memperketat pengawasan konsumsi atau menambah kuota yang pada akhirnya akan meningkatkan beban fiskal," terangnya.
Ia menilai kenaikan harga Pertamax pada dasarnya merupakan langkah yang ditujukan untuk mengurangi tekanan fiskal dari sisi BBM nonsubsidi.
Namun, manfaat tersebut bisa berkurang apabila perpindahan pengguna ke Pertalite terjadi secara signifikan.
"Besarnya pengaruh terhadap APBN pada akhirnya akan ditentukan oleh seberapa besar perpindahan konsumen ke Pertalite dalam beberapa bulan ke depan," imbuh Yusuf.
Yusuf menegaskan bahwa perkembangan konsumsi Pertalite pada semester II-2026 menjadi indikator penting yang perlu dicermati pemerintah.
Dari tren tersebut akan terlihat seberapa besar dampak nyata kenaikan harga Pertamax terhadap konsumsi BBM subsidi dan beban fiskal negara.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pemerintah belum melakukan perhitungan terkait dampak fiskal yang mungkin timbul akibat perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Usai rapat kerja dengan DPR, Kamis (11/6/2026), Purbaya mengatakan pihaknya belum memiliki estimasi mengenai besaran peralihan konsumen maupun konsekuensinya terhadap anggaran negara.
Meski demikian, Purbaya mengakui kemungkinan adanya perpindahan sebagian konsumen ke Pertalite karena harga jualnya lebih rendah.
>>> Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Proyek Energi Hijau Rp 70 Triliun
Namun, ia meyakini perpindahan tersebut tidak akan terjadi secara menyeluruh mengingat banyak pemilik kendaraan yang memahami kebutuhan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin kendaraan mereka.
Update Terbaru
Jennifer Coppen Gelar Siraman dan Pengajian Jelang Nikah dengan Justin Hubner
Jumat / 12-06-2026, 17:45 WIB
DEN Rombak Skema Subsidi Energi, Beralih ke Bantuan Langsung Individu
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Harga Itel A200 Juni 2026 Mulai Rp1,5 Jutaan, Usung Layar 120Hz dan Sertifikasi IP65
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Pemerintah Didorong Naikkan Batas PTKP untuk Jaga Daya Beli
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Mengenal Sholat Isyroq: Keutamaan, Niat, dan Tata Cara Lengkap
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Bukalapak Angkat Mantan Kapolri Sutarman sebagai Komisaris Utama
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Kemenkeu Setujui Proyek Hunian IKN Senilai Rp6 Triliun
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah di Bali
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis 30 Tahun Penjara
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Yamaha Ungkap Alasan Peluncuran MX King 150 Livery Prima Pramac
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Stadion Azteca Cetak Rekor Penyelenggaraan Laga Piala Dunia Terbanyak
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
IHSG Ditutup Menguat 2,7% ke Level 6.007 pada Perdagangan 12 Juni 2026
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
DJP Sita Tiga Apartemen Pengusaha Baja Akibat Tunggakan Pajak
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB
Rupiah Menguat Signifikan Berkat Bauran Kebijakan BI dan Pemerintah
Jumat / 12-06-2026, 17:44 WIB






