>>> Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026

Gejala Asam Urat

Berbeda dengan rematik, asam urat biasanya muncul secara tiba-tiba dalam bentuk serangan akut. Serangan ini sering terjadi pada malam hari dan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga minggu.

Gejala yang sering dialami meliputi nyeri hebat yang muncul mendadak serta sensasi seperti terbakar pada persendian.

Umumnya, penyakit ini hanya menyerang satu sendi dalam satu waktu, paling sering pada jempol kaki.

Bagian sendi yang terserang akan tampak merah, bengkak, dan terasa panas saat disentuh. Pada beberapa kasus, serangan asam urat juga dapat disertai demam.

Pengobatan dan Penanganan

Meski tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, kedua kondisi ini dapat dikendalikan melalui pengobatan yang tepat.

Pasien dapat menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen, atau kortikosteroid untuk mengurangi peradangan.

Dokter juga dapat memberikan obat khusus asam urat untuk menurunkan kadar asam urat dan mencegah pembentukan kristal.

Sementara bagi penderita rematik, obat penekan sistem imun dapat digunakan sesuai anjuran medis.

Pada penderita asam urat, perubahan pola hidup berperan penting untuk mencegah kekambuhan.

Langkah yang disarankan meliputi membatasi konsumsi alkohol dan mengurangi makanan tinggi purin seperti jeroan dan daging merah.

Penderita juga dianjurkan menjaga berat badan ideal dan memperbanyak konsumsi air putih.

>>> Tiket.com Diskon Hotel hingga 50 Persen Jelang Libur Sekolah Juni 2026

Seseorang dapat mengalami asam urat dan rematik secara bersamaan, sehingga diagnosis tepat melalui tes darah dan analisis cairan sendi sangat diperlukan.