Asam urat adalah radang sendi yang menyakitkan akibat penumpukan kristal asam urat di persendian. Gejalanya meliputi kemerahan, bengkak, dan nyeri hebat, terutama di pangkal jempol kaki.

Menurut dr. Jonathan Greer, spesialis reumatologi di Florida, asam urat merupakan jenis radang sendi paling umum di AS, namun banyak kasus tidak terdiagnosis.

>>> Kemendikdasmen Dukung SE KPK Cegah Korupsi Penerimaan Murid Baru

Kondisi ini juga terkait dengan sindrom metabolik, hipertensi, kolesterol tinggi, serta risiko serangan jantung dan stroke.

Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup dan pola makan sangat penting. Buah-buahan tertentu diketahui aman dan bermanfaat untuk penderita asam urat.

Mengapa Buah Baik untuk Asam Urat?

Asam urat berasal dari dua sumber: dua pertiga diproduksi tubuh, sepertiga dari makanan yang mengandung purin. Diet rendah purin dianjurkan.

Margaret O'Brien, ahli gizi di Banner Health Arizona, mengatakan buah utuh umumnya rendah purin dan justru membantu menurunkan kadar asam urat.

Kandungan vitamin C, antioksidan, serat, dan air dalam buah berperan penting.

5 Buah yang Direkomendasikan

Kuncinya adalah memilih buah kaya nutrisi dengan gula alami rendah dan dikonsumsi wajar. Berikut rekomendasinya:

1. Ceri.

Ceri asam kaya antosianin, senyawa antioksidan dan antiradang. Penelitian menunjukkan konsumsi 10 butir ceri per hari menurunkan risiko serangan asam urat hingga 35%.

Jus ceri asam tanpa gula juga efektif.

2. Buah Beri (bluberi, stroberi, rasberi).

Kaya vitamin C dan rendah gula alami dibanding anggur. Antioksidan tinggi dan baik untuk kesehatan jantung.

>>> David Almansa Tercepat di FP1 Moto3 Hungaria, Veda Ega Terpuruk

3. Kiwi.

Satu buah kiwi mengandung lebih banyak vitamin C daripada dua jeruk. Seratnya membantu pencernaan dan berat badan ideal.