Mengenal Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi dari Sisi Astronomi
Kalender Hijriah dan Masehi merupakan dua sistem penanggalan yang paling banyak digunakan di dunia. Keduanya memiliki perbedaan mendasar dari segi astronomi, sejarah, dan penerapan praktis.
Sistem penanggalan Hijriah didasarkan pada pergerakan revolusi bulan terhadap bumi. Sementara itu, kalender Masehi mengacu pada pergerakan bumi saat mengelilingi matahari.
>>> Gejala Psikopat Bisa Terlihat Sejak Usia 2 Tahun, Ini Tandanya
Kalender Hijriah mulai digunakan secara resmi pada masa Khalifah Umar bin Khattab.
Titik awal penomorannya adalah peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.
Dasar Perhitungan Kalender Hijriah
Karena menggunakan perputaran bulan, kalender Hijriah disebut juga penanggalan qamariyah. Satu tahun Hijriah terdiri dari 12 siklus sinodis bulan dengan durasi rata-rata 29,53 hari per siklus.
Jumlah hari dalam setiap bulan Hijriah adalah 29 atau 30 hari.
Penentuannya didasarkan pada visibilitas hilal pada malam ke-29; jika hilal tidak terlihat, bulan digenapkan menjadi 30 hari melalui istikmal.
Dengan demikian, total hari dalam setahun Hijriah mencapai 354 atau 355 hari.
Dasar Perhitungan Kalender Masehi
Kalender Masehi atau Anno Domini menggunakan format Julian dan Gregorian. Penomoran tahunnya mengacu pada perkiraan kelahiran Yesus dari Nazaret, dengan periode sebelumnya disebut Sebelum Masehi (SM).
Berbeda dengan kalender Hijriah, kalender Masehi adalah kalender solar yang mengandalkan peredaran bumi mengelilingi matahari.
Satu tahun Masehi berdurasi sekitar 365,2422 hari, yang dibagi ke dalam 12 bulan.
Jumlah hari per bulan berkisar antara 30 hingga 31 hari, kecuali Februari yang memiliki 28 hari.
>>> Pertamina Tanam 1.000 Pohon dan Perkuat Pengelolaan Sampah di Bantul
Tahun kabisat terjadi setiap empat tahun sekali, menambahkan satu hari di bulan Februari sehingga total hari menjadi 366.
Update Terbaru
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Tembus Final Polytron Indonesia Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:33 WIB
Zverev dan Cobolli Berebut Gelar Grand Slam Perdana di Final French Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:33 WIB
CFA Pertimbangkan Boikot Piala ASEAN FIFA 2026 Demi Fokus ke Piala Asia
Minggu / 07-06-2026, 21:33 WIB
Roy Keane Kritik Harry Maguire Gagal Masuk Skuad Timnas Inggris
Minggu / 07-06-2026, 21:32 WIB
Pemprov DKI Janjikan Insentif Pajak bagi Hotel yang Pilah Sampah
Minggu / 07-06-2026, 21:32 WIB
Alexander Zverev Hadapi Flavio Cobolli di Final French Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:32 WIB
Manchester United Berpeluang Tikung Bayern Munich dalam Perburuan Nathaniel Brown
Minggu / 07-06-2026, 21:32 WIB
Lembaga Keuangan Asia Pasifik Hadapi Lonjakan Serangan Siber
Minggu / 07-06-2026, 21:28 WIB
Roy Keane Kritik Harry Maguire Gagal Masuk Skuad Piala Dunia 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:28 WIB
Victor Lai Juara Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Jonatan Christie
Minggu / 07-06-2026, 21:28 WIB
Alexander Zverev Hadapi Flavio Cobolli di Final Prancis Terbuka 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:24 WIB
Michael Carrick Rombak Skuad Manchester United dengan Dana Penjualan Greenwood
Minggu / 07-06-2026, 21:23 WIB
Arsenal dan Liverpool Incar Bradley Barcola pada Bursa Transfer 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:23 WIB
Pertamina Tanam 1.000 Pohon dan Perkuat Kelola Sampah di Bantul
Minggu / 07-06-2026, 21:20 WIB






