Mengenal Perbedaan Asam Urat dan Rematik Agar Tidak Salah Penanganan
Asam urat dan rematik kerap dianggap sebagai penyakit yang sama karena sama-sama menimbulkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada persendian.
Padahal, keduanya merupakan kondisi yang berbeda secara medis.
>>> Bursa Berjangka Jakarta Siapkan Kontrak Derivatif Baru untuk Lindung Nilai
Perbedaan mendasar terletak pada penyebabnya.
Rematik atau rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun, sedangkan asam urat atau gout terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di persendian.
Penyebab dan Mekanisme
Rematik terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan sehat yang melapisi sendi. Serangan ini memicu peradangan kronis yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, hingga kerusakan sendi.
Karena termasuk penyakit autoimun, rematik juga dapat memengaruhi organ lain seperti kulit, mata, paru-paru, hingga jantung. Kondisi ini berkembang secara sistemik di dalam tubuh.
Sementara itu, asam urat terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah.
Zat ini terbentuk saat tubuh memecah purin yang banyak ditemukan pada makanan seperti daging merah, jeroan, dan beberapa jenis makanan laut.
Apabila kadar asam urat terlalu tinggi dan tidak dapat dibuang optimal oleh ginjal, kristal berbentuk jarum akan terbentuk.
Kristal tersebut menumpuk di persendian sehingga memicu nyeri dan peradangan.
Gejala Rematik
Rematik umumnya berkembang secara bertahap dan sering dimulai dari persendian kecil, terutama tangan dan kaki. Kekakuan sendi akibat rematik biasanya lebih terasa saat bangun tidur di pagi hari.
Gejala yang umum muncul antara lain nyeri dan pembengkakan pada sendi kecil, serta sendi terasa hangat saat disentuh.
Keluhan ini biasanya terjadi secara simetris pada kedua sisi tubuh.
Rasa nyeri dapat menyebar ke pergelangan tangan, siku, bahu, lutut, pergelangan kaki, dan pinggul. Pada beberapa kasus, kondisi ini disertai kelelahan, penurunan nafsu makan, atau demam ringan.
Update Terbaru
Membaca Doa Masuk Rumah: Kunci Keberkahan dan Perlindungan Spiritual
Jumat / 12-06-2026, 16:09 WIB
Apple Luncurkan iOS 27 Beta Developer, Ini Risiko dan Cara Update
Jumat / 12-06-2026, 16:09 WIB
Warga Patakbanteng Pulihkan Hutan Gunung Prau Lewat Ekowisata
Jumat / 12-06-2026, 16:09 WIB
Ariana Grande Kecam Video Imigrasi Gedung Putih, Sebut Tidak Manusiawi
Jumat / 12-06-2026, 16:08 WIB
India Longgarkan Target Defisit Anggaran Akibat Krisis Energi Iran
Jumat / 12-06-2026, 16:08 WIB
Tracer Study UB 2025: Mayoritas Lulusan 2024 Bergaji Rp5-10 Juta per Bulan
Jumat / 12-06-2026, 16:08 WIB
Dermatolog Ungkap Mitos dan Fakta Kolagen untuk Kesehatan Kulit
Jumat / 12-06-2026, 16:08 WIB
Laba Bersih Bank Mandiri Naik 19 Persen Jadi Rp23,3 Triliun per Mei 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:07 WIB
Wuling Buka Pemesanan Awal Aira EV, Uang Muka Rp 10 Juta
Jumat / 12-06-2026, 16:06 WIB
Kanada vs Bosnia Herzegovina di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:06 WIB
Ducati Tak Turunkan Pembalap Pengganti Marc Marquez di MotoGP Catalunya
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Catalunya 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
LG Ungkap Peta Jalan AI Home Menuju Ekosistem Zero Labor Home
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
Diversifikasi Portofolio Lewat Investasi Berbasis Dolar AS
Jumat / 12-06-2026, 16:04 WIB






