KemenPPPA Angkat Kartu Merah untuk Hapus Pekerja Anak
>>> Igloo Luncurkan Asisten AI Igi untuk Tingkatkan Adopsi Asuransi Perjalanan
Hukum internasional secara tegas melarang keterlibatan anak dalam dunia kerja jika masuk ke dalam tiga kategori spesifik.
Kategori pertama mencakup praktik perbudakan, perdagangan manusia, perikatan utang, kerja paksa, keterlibatan dalam konflik bersenjata, prostitusi, pornografi, serta aktivitas ilegal lainnya.
Kategori kedua adalah pekerjaan yang dilakukan oleh anak sebelum mereka mencapai usia minimum. Jenis pekerjaan ini dinilai dapat menghambat proses pendidikan serta perkembangan anak.
Kategori ketiga meliputi pekerjaan berbahaya yang dapat mengancam kesejahteraan fisik, mental, atau moral anak akibat sifat dari pekerjaan tersebut maupun kondisi lingkungan tempat kerja.
Slogan Global dan Komitmen Indonesia
Peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak tahun 2026 mengusung slogan "Kartu Merah untuk Pekerja Anak: Permainan Adil untuk Anak-anak, Pekerjaan Layak untuk Orang Dewasa".
Melalui momentum ini, PBB dan ILO menggelar konferensi global keenam mengenai Penghapusan Pekerja Anak di Marrakech, Maroko.
Afrika Sub-Sahara menjadi fokus perhatian karena wilayah tersebut menampung hampir dua pertiga dari total pekerja anak global, atau berkisar 87 juta anak.
Pemerintah Indonesia turut mengadopsi simbol kartu merah tersebut sebagai tanda penegasan untuk menghentikan eksploitasi tenaga kerja anak.
"Hari ini, Indonesia mengangkat kartu merah terhadap pekerja anak," ucap Menteri Arifah.
Menteri PPPA mengajak para pengusaha, pekerja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam melindungi anak-anak dari eksploitasi kerja.
"Peran keluarga, dunia usaha, pekerja, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap anak dapat menikmati haknya untuk belajar, bermain, tumbuh, dan berkembang secara optimal.
>>> Sektor Khusus Nabawi Fasilitasi Jemaah Indonesia Masuk Raudhah
Karena masa depan anak adalah tanggung jawab kita bersama," tandasnya.
Update Terbaru
Inovasi Panen Kabut Hasilkan 65 Liter Air Bersih Tiap Hari di Maroko
Selasa / 28-07-2026, 02:28 WIB
Mikrochip Sintesis DNA: Era Baru Bioteknologi Medis dan Data
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Alasan Minuman Soda Diet Bisa Membuat Anda Makan Lebih Banyak Menurut Sains
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Mitos Daur Ulang Kemasan dan Evaluasi Material Ramah Lingkungan
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Kue Pais Singkong Simpan Ketangguhan Hidup Masyarakat Adat Tidung
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Panduan Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif Tanpa Merusak Perangkat
Selasa / 28-07-2026, 02:14 WIB
Keanekaragaman Hayati Mengubah Gaya Hidup dan Ekonomi Hijau Nasional
Selasa / 28-07-2026, 02:14 WIB
Polemik Ijazah Jokowi, Tersangka Klaim Temukan Pembuat Dokumen
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
Lenovo ThinkPad T14s Gen 7 Snapdragon Edition Meluncur Global
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
Lenovo Legion C700 Hadirkan Fitur Streaming Game Cloud 10 Ms
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
HP Ungkap Fakta Menarik: 30 Persen Pengguna Masih Setia pada Windows 10
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB
Debian Pertimbangkan Aturan Ketat Penggunaan AI dalam Pengembangan Proyek
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB
Wayfarer Studios Milik Justin Baldoni Dikenai Sanksi Biaya Hukum
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB
Anak Eric Bieniemy Ditangkap Polisi Terkait Penembakan Sang Ibu di Rumah
Selasa / 28-07-2026, 01:35 WIB







