Sektor Khusus Nabawi Fasilitasi Jemaah Indonesia Masuk Raudhah
Sektor Khusus Nabawi memfasilitasi pendaftaran kolektif melalui izin masuk atau tasreh bagi jemaah haji Indonesia yang ingin memasuki Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah.
Langkah ini kembali diterapkan seperti pada gelombang pertama untuk mengatur kelancaran ibadah.
>>> Bebaz Inc dan Sinergi Pictures Garap Film Adaptasi Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq, menyebutkan bahwa dalam satu hari jumlah jemaah yang masuk ke Raudhah bisa mencapai 8.000 orang.
"Per jam 4 sore ada beberapa kloter yang masuk, kurang lebih 1.045 jemaah. Nanti jam 17.00 juga ada beberapa kloter yang akan masuk.
Total dalam sehari bisa mencapai 8.000 orang," ujarnya.
Pendaftaran kolektif ini dikontrol langsung oleh Sektor Khusus Nabawi melalui koordinasi dengan ketua kloter atau petugas bimbingan ibadah kloter masing-masing.
Selain itu, jemaah juga dapat mendaftar secara mandiri lewat aplikasi Nusuk.
>>> PT Daya Intiguna Yasa Tbk Bagikan Dividen Perdana Rp452 Miliar
Muhammad Zulfam, jemaah asal Cirebon, Jawa Barat, mengaku terharu bisa masuk ke Raudhah dan berharap dapat kembali lagi selama di Madinah.
"Alhamdulillah terharu, dan kepingin lagi ke sini. Terima kasih (untuk petugas) karena bisa memfasilitasi kami masuk," katanya.
Apresiasi juga disampaikan Zuhdi, jemaah berusia 60 tahun asal Solo, Jawa Tengah. Meski waktu kunjungan dibatasi, ia tetap bersyukur.
"Bersyukur. Inginnya panjang (lama) tapi sudah harus digeser sama penjaganya," ujarnya.
>>> DPR dan Pemerintah Sepakati Penggunaan Saldo Anggaran Lebih Harus Izin Dewan
Zuhdi yang dijadwalkan bermukim delapan hari di Madinah berharap bisa kembali ke Raudhah. "Ingin mendoakan semua keluarga saya dan ingin mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat," tuturnya.
Update Terbaru
Pegadaian dan KSEI Resmikan Kolaborasi Strategis Instrumen Investasi Emas
Jumat / 12-06-2026, 15:45 WIB
Xiaomi Perkenalkan Lengan Robotik Pengisi Daya Mobil Listrik Otomatis
Jumat / 12-06-2026, 15:45 WIB
Harga Emas Antam 12 Juni 2026 Stagnan di Rp 2.709.000 per Gram
Jumat / 12-06-2026, 15:44 WIB
BRI Siapkan Rp 500 Miliar untuk Buyback Saham BBRI
Jumat / 12-06-2026, 15:44 WIB
Bawaslu Buka Pendaftaran Beasiswa S1 hingga S3 untuk PNS di UI
Jumat / 12-06-2026, 15:44 WIB
Kejaksaan Agung Bantah Eks Ketua Ombudsman Terlibat Belasan Kasus Korupsi
Jumat / 12-06-2026, 15:44 WIB
Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Digelar Tiga Kali di Tiga Negara
Jumat / 12-06-2026, 15:41 WIB
4 Rekomendasi Brow Gel Waterproof untuk Alis Rapi Seharian
Jumat / 12-06-2026, 15:41 WIB
Jangan Sepelekan Begadang Saat Nonton Piala Dunia 2026, Ini Risikonya
Jumat / 12-06-2026, 15:41 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS
Jumat / 12-06-2026, 15:40 WIB
Cecina vs Biltong: Perbedaan Daging Kering Meksiko dan Afrika Selatan
Jumat / 12-06-2026, 15:40 WIB
Harapan Perdamaian AS-Iran Menguat Setelah Pernyataan Trump
Jumat / 12-06-2026, 15:40 WIB
Pemerintah Matangkan Reformasi Subsidi untuk Tekan Beban APBN
Jumat / 12-06-2026, 15:40 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Sapu Bersih Kemenangan
Jumat / 12-06-2026, 15:37 WIB






