Tradisi asing tersebut kemudian berpadu harmonis dengan melimpahnya kekayaan bumbu khas yang dimiliki oleh masyarakat Nusantara.

"Konon tongseng merupakan hasil akulturasi budaya Arab. Orang Arab memiliki tradisi mengonsumsi daging kambing, kemudian kebiasaan itu berkembang di masyarakat lokal.

>>> Pemerintah dan DPR Sepakati Kerangka Ekonomi Makro Fiskal 2027

Yang membedakan adalah penggunaan rempah-rempah Nusantara yang sangat kaya. Jadi bahan dan tradisinya mendapat pengaruh luar, tetapi cita rasanya dibentuk oleh kekayaan bumbu lokal," tutur Chaidir.

Bertahan Sejak Abad ke-18

Kuliner legendaris ini diperkirakan mulai berkembang pesat pada abad ke-18 hingga abad ke-19 sewaktu perekonomian Cirebon bangkit di bawah pemerintah kolonial Belanda.

Dinamika ekonomi mendorong masyarakat melahirkan inovasi kuliner berbasis daging sapi, termasuk empal gentong dan tongseng.

"Perkembangannya diperkirakan terjadi pada abad ke-18 hingga abad ke-19. Saat itu ekonomi Cirebon mengalami kemajuan cukup signifikan sebagai kota kolonial.

Pada masa-masa itu muncul kreativitas masyarakat dalam mengolah sisa-sisa daging menjadi makanan yang bisa dinikmati masyarakat luas. Empal gentong dan tongseng termasuk di antaranya," kata Chaidir.

Hingga saat ini, jejak pusat jagal sapi tersebut masih melekat kuat di sepanjang kawasan Tengah Tani dan Plered lewat deretan warung olahan daging.

"Iya, memang berawal dari kawasan jagal sapi. Tongseng tidak berdiri sendiri.

Ada empal gentong, empal asem, dan berbagai kuliner lain yang juga lahir dari tradisi pengolahan daging di kawasan itu.

Dulu orang bahkan lebih mengenalnya sebagai kawasan Plered," ujarnya.

Harapan Pelestarian Warisan Budaya

Status baru sebagai Warisan Budaya Tak Benda menjadi langkah nyata untuk merawat memori kolektif masyarakat terhadap sejarah kuliner pesisir.

Chaidir berharap pengakuan dari pemerintah ini ditindaklanjuti dengan program promosi yang konkret, bukan sekadar dokumen administratif semata.

"Penetapan warisan budaya ini bukan hal yang main-main. Pemerintah harus serius melestarikan dan mengembangkan warisan budaya ini supaya tetap hidup dan dikenal masyarakat.

>>> Timnas Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Apalagi Cirebon sekarang menjadi salah satu destinasi wisata. Kuliner seperti Tongseng Battembat harus menjadi bagian dari identitas yang diperkenalkan kepada wisatawan," pungkasnya.