GoPro Terancam Bangkrut, Peringatan Going Concern Dikeluarkan
GoPro, pelopor kamera aksi yang pernah mendominasi pasar, kini berada dalam situasi kritis.
Perusahaan baru saja mengeluarkan peringatan going concern, mengakui adanya keraguan substansial atas kemampuannya untuk terus beroperasi dalam 12 bulan ke depan.
>>> Kemenhaj Beri Tips Hindari Penawaran Badal Haji Fiktif
Peringatan ini disampaikan dalam laporan keuangan terbaru ke otoritas pasar modal AS, SEC, dan didukung oleh auditor independen PricewaterhouseCoopers.
GoPro mengakui bahwa tanpa suntikan dana baru atau akuisisi, kelangsungan hidup perusahaan terancam.
Kondisi Keuangan yang Suram
Pendapatan total GoPro anjlok 19% sepanjang tahun fiskal terakhir, menjadi hanya 652 juta dolar AS atau sekitar Rp 11,5 triliun.
Perusahaan juga mencatat kerugian bersih sebesar 93,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,63 triliun.
Kas perusahaan menyusut drastis, tinggal 49,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 870 miliar, turun setengah dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, utang ke berbagai bank mencapai 88,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,55 triliun.
Kontrak utang menyatakan bahwa peringatan going concern otomatis dianggap sebagai pelanggaran perjanjian. Jika bank menagih seluruh utang, GoPro tidak memiliki dana untuk membayarnya.
Manajemen saat ini sedang bernegosiasi dengan pemberi pinjaman untuk mendapatkan keringanan.
Dari Puncak Kejayaan hingga Terpuruk
GoPro didirikan pada 2002 dan mendominasi pasar kamera aksi sepanjang dekade 2010-an.
>>> Aset DPLK Syariah Muamalat Tembus Rp2 Triliun, Tumbuh 12 Persen
Atlet ekstrem, peselancar, dan content creator mengandalkan kamera mungil ini untuk merekam aktivitas dari sudut pandang orang pertama.
Di puncak kejayaannya, valuasi pasar GoPro melebihi 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 175 triliun.
Update Terbaru
Komisi XI Masih Menunggu Penugasan Bamus untuk Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Longsor di Morowali Utara: 2.104 Jiwa Terisolir, Akses Jalan Putus
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Kuwait dan Bahrain Kirim Jet Tempur Serang Target di Iran
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Ayah dan Anak Tewas di Palu, Istri Kritis Akibat Pembunuhan
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Pemusnahan 312 Ton MBM Berporcine, Tiga Lembaga Negara Tindak Tegas Pelanggaran Halal
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Bantuan Top-up Gaji PNS: Mendagri Minta Pemda Efisien Dulu
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Pemukim Israel Serang Desa di Tepi Barat, Bakar Dua Masjid dan Rumah Warga
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Vietnam Sembunyikan 'Badai Bola Mati' untuk Hadapi Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Truk Trailer Tabrak Rumah Warga di Pasuruan, Tiga Tewas dan Dua Luka Berat
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB
Etomidate: Bareskrim Bekuk Kasat Narkoba Tangsel dan 5 Anggota
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB
Gaikindo Bantah Tudingan Hambat Transisi Mobil Listrik di Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB
Eks Sekutu Tantang Netanyahu di Pemilu Israel, Elektabilitas Unggul
Senin / 27-07-2026, 20:14 WIB
Ahmad Luthfi Luncurkan Satgas PHK dan Turunkan Tarif Trans Jateng untuk Buruh
Senin / 27-07-2026, 20:07 WIB
Prabowo Panggil KSSK Bahas Ekonomi Usai Perry Warjiyo Mundur dari BI
Senin / 27-07-2026, 20:07 WIB







