Ribuan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Menumpuk di Bogor
Fasilitas perakitan dan penyimpanan milik Emmo Electric Mobility di kawasan Bogorindo, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tampak lengang.
Area yang menjadi sorotan terkait pengadaan kendaraan roda dua untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini minim aktivitas.
>>> Wasit Piala Dunia Asal Somalia Dideportasi AS, Disambut Bak Pahlawan di Kampung Halaman
Pantauan di lokasi menunjukkan tidak ada kegiatan produksi, distribusi, maupun hilir mudik kendaraan logistik.
Dari balik pagar yang tertutup rapat, ribuan unit motor listrik terlihat masih tersimpan di area terbuka kompleks tersebut.
Sebagian besar kendaraan roda dua itu berjejer rapi dalam kondisi baru dengan bodi yang masih terbungkus plastik pelindung pabrik.
Beberapa unit lainnya tampak ditutupi oleh jaring hitam serta terpal di salah satu sisi kompleks industri.
Pemandangan serupa juga terlihat pada bagian belakang area penyimpanan yang luas.
Di bawah hamparan jaring peneduh, tampak komponen setang, panel instrumen, dan bodi motor yang belum dibuka dari kemasan plastiknya.
Seluruh unit kendaraan tersebut telah dipasangkan stripping yang memuat logo MBG pada bagian sisinya. Beberapa motor yang hanya terlindungi terpal bahkan mulai tertimbun dedaunan kering di bagian atasnya.
>>> Islam Mewajibkan Suami Berikan Mahar dan Nafkah Lahiriah kepada Istri
Gerbang fasilitas penyimpanan tetap dalam kondisi tertutup rapat sepanjang waktu pemantauan. Tidak ada pergerakan pekerja ataupun truk pengangkut yang keluar masuk dari dalam kawasan tersebut.
Nilai Proyek dan Penelusuran Hukum
Keberadaan ribuan unit kendaraan roda dua di lokasi ini memicu perhatian publik setelah mencuatnya polemik pengadaan operasional program MBG.
Merek Emmo sebelumnya disiapkan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Proses pengadaan dan distribusi kendaraan tersebut kemudian menuai kontroversi akibat adanya dugaan penyimpangan.
Pengadaan ini mencakup model JVX Max serta JVX GT dengan total nilai mencapai lebih dari Rp 1 triliun untuk 21.800 unit.
Aparat penegak hukum kini mulai melakukan penelusuran mendalam terkait proses pengadaan proyek bernilai fantastis tersebut.
>>> Ekonom PermataBank: BCSA Bisa Jadi Bantalan Tambahan Pasar Valas
Kondisi ini membuat kejelasan nasib dari ribuan unit motor listrik yang telah selesai diproduksi menjadi tidak pasti.
Update Terbaru
Polisi Madison Tak Punya Rekaman Bodycam Saat Tembak Pria Tunawisma
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
United Cajun Navy Bantah Klaim Nolan Wells Ditemukan Berpakaian Lengkap, Tuduh Crump Berbohong
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Suami Gendong Istri Terbalik ke IGD, Dokter Terkejut Ternyata Ini yang Terjadi
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Strategi Politik Jokowi: Karpet Merah untuk Gibran dan Transformasi Kaesang
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB







