Selain mahar dan nafkah, terdapat beberapa poin penting yang mengatur relasi suami istri dalam Islam. Suami berkewajiban memenuhi nafkah keluarga secara ikhlas setelah akad nikah berlangsung.

Suami juga dianjurkan membantu pekerjaan rumah tangga, sebagaimana Rasulullah SAW yang menjahit pakaian dan memperbaiki sandal sendiri.

Mengajarkan agama dan membimbing keluarga agar terhindar dari siksa neraka juga menjadi kewajiban sesuai amanat surat At-Tahrim ayat 6.

Bagi suami yang memiliki lebih dari satu istri, keadilan dalam segala aspek kehidupan rumah tangga harus ditegakkan.

Tulus mencintai istri dengan kelembutan juga dicontohkan Rasulullah SAW, yang pernah menyebut Aisyah sebagai orang yang paling dicintainya.

Menasihati istri dengan cara santun dan penuh kesabaran tanpa sikap kasar saat terjadi kesalahan merupakan kewajiban lain.

Berperilaku baik dengan menjauhi kekerasan maupun penghinaan di dalam rumah tangga sangat ditekankan.

Menggauli istri dengan cara yang baik sesuai tuntunan syariat menjadi sarana menjaga keharmonisan.

>>> Kylian Mbappe Belum Cetak Gol dalam Tiga Laga Uji Coba Prancis

Menghindari hal yang memicu konflik seperti komunikasi buruk, kecemburuan berlebihan, perselingkuhan, hingga campur tangan pihak luar juga perlu diperhatikan.