Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Dorong Imbal Hasil Obligasi Korporasi
Meski demikian, ia menegaskan tidak terjadi perpindahan dana secara menyeluruh dari obligasi korporasi.
Obligasi korporasi dengan peringkat tinggi masih diminati karena menawarkan spread yield yang lebih besar dibandingkan SBN.
"Dengan kata lain, yang terjadi bukan eksodus investor dari obligasi korporasi, melainkan proses seleksi yang semakin ketat terhadap kualitas emiten," jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Ekonom BCA, David Sumual.
Ia mengatakan BI Rate dan yield SBN merupakan acuan utama bagi pergerakan obligasi korporasi.
>>> Kejagung Beberkan Aliran Dana ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
Ketika keduanya meningkat, yield obligasi korporasi juga harus menyesuaikan agar tetap kompetitif di mata investor.
Namun, kenaikan biaya dana tersebut berpotensi mengurangi minat perusahaan untuk menerbitkan obligasi baru.
David menambahkan, dari sisi global, ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat berpotensi menjaga harga minyak dan inflasi tetap tinggi.
Kondisi ini membuat yield obligasi global bertahan pada level tinggi dan turut memberi tekanan pada pasar obligasi domestik.
Sementara dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dapat memicu arus keluar dana asing dan pelemahan rupiah.
Situasi tersebut berisiko mengurangi permintaan terhadap instrumen pendapatan tetap, termasuk obligasi korporasi.
Prospek Yield Obligasi Korporasi hingga Akhir 2026
Hingga semester II-2026, Yusuf memperkirakan yield obligasi korporasi masih akan bergerak tinggi dan mengikuti arah pergerakan yield SBN.
Menurut dia, peluang penurunan yield baru terbuka apabila tekanan terhadap rupiah mulai mereda dan inflasi tetap terkendali sehingga membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter pada akhir tahun.
Sebaliknya, apabila ketidakpastian global masih tinggi dan Bank Indonesia mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, yield obligasi korporasi berpotensi bertahan di level tinggi hingga akhir 2026.
David juga melihat tren kenaikan masih berlanjut.
Ia memperkirakan yield SBN tenor 10 tahun yang saat ini berada di kisaran 7,5% berpotensi bergerak menuju level 8%, terutama jika terjadi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Mengikuti pergerakan tersebut, yield obligasi korporasi juga berpeluang meningkat dengan spread yang secara historis lebih tinggi dibandingkan SBN.
"Kondisi ini lebih menguntungkan bagi investor karena menawarkan return yang lebih menarik.
>>> Mengenal Emotional Shutdown: Alasan Seseorang Memilih Diam Saat Konflik
Sebaliknya bagi emiten, biaya pendanaan yang semakin mahal dapat mengurangi minat ekspansi dan menekan volume penerbitan obligasi korporasi," kata David.
Update Terbaru
Add-on Gratis Chaos Cubed: Pixel Party Hadirkan Lima Minigame Arcade Baru di Minecraft
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Mantan Bintang NBA Isaiah Rider Ditahan Lagi karena Langgar Perintah Pengadilan
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Bunnie XO Pamer Rolls-Royce Cullinan Rp8 Miliar Usai Cerai dari Jelly Roll
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Akun Apple Music D4vd Diretas, Lagu Palsu 'I DID IT' Muncul Saat Sidang
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
TCL Rilis Monitor Gaming 360Hz dengan Panel Mini LED 1440p, Harga Mulai Rp4,6 Jutaan
Senin / 27-07-2026, 06:07 WIB
Dream to You Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di VIU: Luka Lama dan Reuni yang Tak Terelakkan
Senin / 27-07-2026, 06:00 WIB
Pengamat: Prabowo Tak Perlu Intervensi Teknis Hukum Kasus Febrie
Senin / 27-07-2026, 05:56 WIB
Gerindra Buka Suara soal Makna 'Sehati' Prabowo untuk PDIP
Senin / 27-07-2026, 05:50 WIB
Ramalan Zodiak 27 Juli: Leo Kendalikan Emosi, Virgo Andalkan Kesabaran
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Diet Campur Teh dan Obat Pencahar Viral di China, Banyak Orang Masuk RS
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Hongqi, Merek Limo Era Mao, Kalahkan Rolls-Royce di China dengan Rasio 2:1
Senin / 27-07-2026, 05:28 WIB
Pengadilan Banding Federal Blokir Perintah Trump soal Pemilu Surat
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB







