PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) melaporkan aktivitas penerbitan surat utang korporasi pada semester pertama tahun 2026 masih tergolong kuat.

Namun, nilai penerbitan selama enam bulan pertama mencapai Rp87,35 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp90,90 triliun.

>>> Animasu Adalah Situs Nonton Anime Ilegal, Ini Alternatif Legalnya

Dengan demikian, terjadi penurunan sekitar 3,91 persen secara tahunan (year-on-year).

>>> Prabowo Teken Keppres, Leonard Eben Ezer Jadi Jampidum

Data tersebut disampaikan oleh analis PEFINDO, Suhindarto, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

>>> San Miguel de Allende Dinobatkan Jadi Kota Terbaik Dunia 2026

Meskipun mengalami penurunan, aktivitas penerbitan obligasi korporasi dinilai masih solid di tengah kondisi pasar keuangan global yang dinamis.