Mengenal Emotional Shutdown: Alasan Seseorang Memilih Diam Saat Konflik
Menghadapi konflik tidak selalu direspons dengan adu argumen atau kemarahan. Sebagian orang justru memilih menarik diri atau kesulitan memberikan tanggapan saat berada dalam obrolan penuh tekanan.
Kondisi ini dikenal sebagai emotional shutdown, yaitu ketika seseorang seolah menonaktifkan reaksi emosionalnya karena merasa kewalahan. Daripada melanjutkan perdebatan, mereka lebih memilih menjauh untuk menghindari tekanan yang dirasakan.
>>> Kementerian ESDM Antisipasi Migrasi Konsumsi Pertamax ke Pertalite
Penyebab Emotional Shutdown
Psikoterapis Robert Taibbi dalam Psychology Today menjelaskan bahwa seseorang dapat menutup diri ketika keadaan terasa terlalu berat secara emosional.
Reaksi ini merupakan mekanisme tubuh dan pikiran untuk melindungi diri saat tidak sanggup mengolah emosi yang bergejolak.
Sikap diam saat perselisihan tidak selalu berarti tidak peduli atau enggan menyelesaikan masalah.
Bagi sebagian orang, mengambil jarak sementara adalah cara menenangkan diri sebelum kembali berdiskusi dengan lebih jernih.
Ada beberapa pemicu yang membuat seseorang cenderung menarik diri saat konflik. Pertama, kewalahan menghadapi emosi seperti kecewa, marah, sedih, atau takut yang muncul bersamaan.
Emosi yang intens tersebut memicu kesulitan berpikir jernih dan merangkai kata-kata. Diam menjadi reaksi alami karena butuh waktu untuk menata kembali emosi.
Kedua, khawatir perselisihan semakin meruncing. Beberapa individu memilih tidak bersuara karena cemas ucapan mereka akan memperparah keadaan, melukai perasaan, atau merenggangkan hubungan.
Ketiga, terbiasa menyimpan perasaan. Gaya komunikasi seseorang sering dibentuk oleh pengalaman masa lalu.
>>> DPR dan Pemerintah Sepakati Target Pertumbuhan Ekonomi 2027
Individu yang tidak terbiasa mendiskusikan emosi sejak kecil cenderung lebih mudah diam saat ada masalah.
Keempat, merasa tidak didengar atau dipahami. Ketika seseorang merasa pandangannya selalu ditolak atau tidak dihormati, mereka kehilangan motivasi untuk mengungkapkan perasaan.
Update Terbaru
Add-on Gratis Chaos Cubed: Pixel Party Hadirkan Lima Minigame Arcade Baru di Minecraft
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Mantan Bintang NBA Isaiah Rider Ditahan Lagi karena Langgar Perintah Pengadilan
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Bunnie XO Pamer Rolls-Royce Cullinan Rp8 Miliar Usai Cerai dari Jelly Roll
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Akun Apple Music D4vd Diretas, Lagu Palsu 'I DID IT' Muncul Saat Sidang
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
TCL Rilis Monitor Gaming 360Hz dengan Panel Mini LED 1440p, Harga Mulai Rp4,6 Jutaan
Senin / 27-07-2026, 06:07 WIB
Dream to You Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di VIU: Luka Lama dan Reuni yang Tak Terelakkan
Senin / 27-07-2026, 06:00 WIB
Pengamat: Prabowo Tak Perlu Intervensi Teknis Hukum Kasus Febrie
Senin / 27-07-2026, 05:56 WIB
Gerindra Buka Suara soal Makna 'Sehati' Prabowo untuk PDIP
Senin / 27-07-2026, 05:50 WIB
Ramalan Zodiak 27 Juli: Leo Kendalikan Emosi, Virgo Andalkan Kesabaran
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Diet Campur Teh dan Obat Pencahar Viral di China, Banyak Orang Masuk RS
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Hongqi, Merek Limo Era Mao, Kalahkan Rolls-Royce di China dengan Rasio 2:1
Senin / 27-07-2026, 05:28 WIB
Pengadilan Banding Federal Blokir Perintah Trump soal Pemilu Surat
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB







