Seorang wanita berusia 28 tahun di Zhejiang, China, harus menjalani operasi darurat pengangkatan limpa setelah bermain hulahop.

Aktivitas itu dilakukan sekitar 30 menit sesaat setelah makan pada Kamis (11/06/2026).

>>> Praz Teguh Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group

Bermain hulahop menyebabkan limpa korban pecah dan memicu perdarahan hebat di rongga perut.

Korban yang diketahui bernama Wang itu awalnya merasakan nyeri hebat di perut kiri atas yang tidak mereda selama beberapa jam.

Kondisinya memburuk hingga ia mengalami pusing dan harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Tim medis menemukan tekanan darahnya turun drastis menjadi 80/50 mmHg, tanda awal syok hemoragik akibat kehilangan banyak darah.

Pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan lebih dari 1.000 mililiter darah terkumpul di rongga perut. Dokter segera melakukan tindakan bedah untuk mengangkat limpa yang sudah rusak parah.

>>> XLSmart Luncurkan Solusi 5G dan AI untuk Percepat Transformasi Digital

Peringatan Dokter

Pihak rumah sakit melaporkan bahwa kasus cedera akibat benturan saat berolahraga bukan pertama kalinya. Mereka pernah menangani tiga pasien lain dengan kondisi serupa.

Dokter yang menangani Wang menjelaskan bahwa setelah makan, lambung akan mengembang dan tekanan di perut meningkat.

Kondisi ini membuat limpa mengalami kongesti atau dipenuhi darah, sehingga benturan berulang akibat hulahop dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan bahkan pecahnya limpa.

Dokter juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi berat hulahop maksimal satu kilogram dengan durasi latihan paling lama 15 menit.

>>> Timnas Afrika Selatan Siap Cetak Sejarah Baru Kontra Meksiko

Hal ini demi mencegah risiko cedera serupa.