XLSmart Targetkan Bisnis Enterprise Sumbang 20 Persen Pendapatan
XLSmart menargetkan lini bisnis enterprise atau business-to-business mampu menyumbang kontribusi sebesar 20 persen terhadap total pendapatan perusahaan.
Target ini akan diupayakan melalui penguatan layanan digital yang terintegrasi.
>>> Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Duetkan Baker Bersaudara Lawan Australia
Chief Enterprise Business XLSmart, Feby Sallyanto, mengonfirmasi perluasan peran perusahaan yang kini tidak hanya sebagai penyedia konektivitas internet.
XLSmart juga merambah ke integrasi data, keamanan siber, dan integrasi aplikasi korporasi.
"Kita berperan di connectivity sudah pasti, kemudian kita juga berperan di data integrasi, kemudian kita juga berperan di penguatan security dan juga integrasi application," ujar Feby Sallyanto.
Peningkatan portofolio enterprise ini menjadi respons terhadap tingginya permintaan transformasi digital di lingkungan korporasi, institusi, dan pelaku usaha.
Mereka membutuhkan solusi digital terintegrasi untuk mendukung operasional bisnis.
Strategi Pencapaian Target
Target pencapaian pendapatan tersebut diupayakan melalui optimalisasi platform Esta Prime serta penyelenggaraan forum tahunan Bravo 500 Summit 2026.
Forum ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026.
Bravo 500 Summit menjadi wadah bertemunya para pemimpin perusahaan dan pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi terkini.
>>> Presiden Prabowo Batal Temui Kepala Badan Gizi Nasional, Jadwal Diundur
Acara ini juga menjadi sarana mengenalkan solusi enterprise XLSmart.
Sementara itu, Esta Prime difungsikan secara khusus sebagai platform layanan pendukung korporasi. Platform ini mengintegrasikan aspek konektivitas, data, keamanan, dan aplikasi dalam satu ekosistem.
"Nah enterprise bisnis yang menjadi bagian dari XLSmart itu mencoba untuk aim 20% kontribusi.
Nah Bravo 500 Summit, kemudian juga Esta Prime dan produk-produk kita yang lain itu kita harapkan dapat realisasikan cita-cita kita tadi.
20% kontribusi terhadap XLSmart," kata Feby Sallyanto.
Pihak manajemen melihat adanya potensi pertumbuhan yang masif pada sektor korporasi.
Meskipun pendapatan utama saat ini masih didominasi oleh pasar konsumen lewat layanan seluler dengan merek XL, Axis, dan Smartfren.
>>> 10 Tanda Bos Toxic yang Bikin Karyawan Stres, Kapan Harus Resign?
"Consumer market tentunya yang paling utama, paling besar ya ada brand XL, Axis, Smartfren. Tapi kita coba jadi second engine," ucap Feby Sallyanto.
Update Terbaru
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Jadi Pemicu Kaesang Maju ke DPR?
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







