Ketua BYD, Wang Chuanfu, menargetkan perusahaannya akan menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan, mengalahkan Toyota dan Volkswagen Group.

Pernyataan itu disampaikan dalam rapat pemegang saham tahunan di Shenzhen. Wang menyebut baterai Blade generasi kedua akan menjadi kunci ekspansi perusahaan.

>>> Honda Super One Meluncur di GIIAS 2026, Harga Rp 320 Juta dan Kuota 100 Unit

Tahun lalu, BYD menjual 4,6 juta kendaraan, menjadikannya produsen mobil terbesar di China.

Namun, angka itu masih kurang dari setengah penjualan Toyota Motor Corporation yang mencapai 11,21 juta unit, termasuk Lexus dan Daihatsu.

Untuk menyaingi Toyota, BYD perlu menambah penjualan satu juta unit setiap tahun selama lima tahun ke depan. Ini menjadi tantangan besar, terutama karena penjualan BYD di China melambat.

>>> BI Rate Naik ke 5,50 Persen, Suku Bunga Kredit Kendaraan Bermotor Terancam Melonjak

Pada Mei lalu, BYD hanya menjual 207.372 kendaraan di China, turun 29,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mengompensasi penurunan di pasar domestik, BYD harus berekspansi cepat ke pasar internasional, dengan Kanada sebagai salah satu target utama.

Pernyataan Wang ini dinilai sebagai upaya mendongkrak harga saham BYD yang telah turun lebih dari 45 persen dalam setahun terakhir.

>>> Pahami Perbedaan Rated Power dan Peak Power pada Motor Listrik

Namun, target ambisius itu tetap membutuhkan pertumbuhan luar biasa cepat.