Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Korupsi Impor Blueray Cargo
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi impor barang yang menyeret perusahaan pengiriman Blueray Cargo.
Bantahan itu disampaikan menyusul namanya yang disebut dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada 5 Juni 2026.
>>> Pemerintah Evaluasi Iuran BPJS Kesehatan pada Kuartal Kedua 2026
Dalam persidangan, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan isi percakapan WhatsApp saksi Sri Pangestuti alias Tuti.
Pesan tertanggal 15 Oktober 2025 menyebutkan bahwa Yohanes, asisten pribadi John Field, mengatakan Raffi Ahmad ingin mengirim laptop dan iPhone ke Indonesia melalui Blueray Cargo.
Namun, permintaan itu diabaikan.
"Betul ada komunikasi itu, Pak Yohanes sama Dwi, akhirnya saya billing tidak usah," kata Sri Pangestuti dalam persidangan.
Penjelasan Raffi Ahmad
Raffi Ahmad menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mengunjungi kantor Blueray Cargo saat sedang mengikuti ajang maraton di Chicago, Amerika Serikat pada Oktober 2025.
Perjalanan dilanjutkan ke New York untuk mengunjungi pelaku usaha Indonesia dan mendokumentasikannya ke dalam vlog.
>>> Pemkot Bandung Tunjuk Faunaland Kelola Bandung Zoo Selama 26 Tahun
Di sana, ia tidak sengaja dihampiri seseorang yang mengajaknya berfoto dan masuk ke kantor Blueray Cargo.
"Saya enggak kenal orangnya.
Mereka hanya memperkenalkan perusahaan mereka yang bisa mengirim berbagai barang ke Indonesia, seperti handphone, laptop, dan iPad," ujar Raffi.
Pertemuan singkat itu diakui hanya sebatas basa-basi tanpa transaksi ekonomi, pemesanan barang, atau komunikasi lanjutan.
"Hanya sebatas itu. Saya tidak ada nomor telepon mereka, tidak ada komunikasi lagi setelah itu.
>>> Asperindo Tolak Biaya Tambahan Pemeriksaan Kargo Udara Baru
Tidak pernah menerima kiriman apa pun dan nama orangnya pun saya tidak ingat," tegas Raffi.
Update Terbaru
AS Dukung Hak Pakistan untuk Bela Diri Setelah Serangan Udara di Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Restoran Apung The Dive di Danau Winnipesaukee Ludes Terbakar
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Jay-Z dan Beyoncé Bergoyang di Konser Lauryn Hill di Hamptons
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Rekaman 911 Ungkap Momen Mencekam Sebelum Influencer dan Suami Ditemukan Tewas
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Eks Timnas U-19 Fatchu Rochman Resmi Perkuat Kendal Tornado FC
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kemenangan Perdana Port FC di Piala Presiden 2026 Jadi Modal Berharga
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Pelatih Toiran Ungkap Fisik Pemain Jadi Penyebab Timnas Voli Gagal di SEA V Cup 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz Usai Tabrak Ranjau Laut
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Ayu Ting Ting Sukses Goyang Penonton dengan Alamat Palsu
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
GROTESQQQUE Jadi 'Makanan Penutup' Sutradara Berkat Kebebasan Kreatif dari CloverWorks
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Capcom Sebut Remake Resident Evil Sama Pentingnya dengan Game Utama
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Pratu Galuh Gugur dalam Operasi Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen
Minggu / 26-07-2026, 21:59 WIB
Perbandingan One Piece dan Naruto: 16 Alasan Penggemar Tak Sepakat
Minggu / 26-07-2026, 21:57 WIB
Miyamoto: Gamer Kini Pilih Pengalaman Unik, Bukan Sekadar Spesifikasi Konsol
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB







