Miyamoto: Gamer Kini Pilih Pengalaman Unik, Bukan Sekadar Spesifikasi Konsol

Legenda Nintendo, Shigeru Miyamoto, meyakini industri game telah beranjak dari persaingan perangkat keras paling bertenaga. Menurutnya, pemain kini lebih menghargai pengalaman bermain ketimbang spesifikasi teknis.
Pernyataan ini muncul saat Nintendo terus menuai sukses dengan Switch.
>>> Kreator Dragon Striker Ungkap Sihir Ada di Luar Lapangan, Siap Jelaskan Misteri Masa Depan
Konsol tersebut menjadi salah satu sistem game terlaris sepanjang masa, meskipun kalah dalam performa mentah dibandingkan PlayStation dan Xbox.
Dalam wawancara dengan Famitsu, Miyamoto merefleksikan filosofi Nintendo yang sejak lama mengutamakan inovasi gameplay di atas spesifikasi. Strategi ini dimulai sejak era Nintendo DS dan Wii.
Pemain Ingin Lebih dari Sekadar Perangkat Kuat
Miyamoto mengaku senang Switch tetap sukses selama delapan hingga sembilan tahun. Ia menilai prioritas konsumen telah berubah.
"Saya pikir pelanggan tidak lagi hanya mencari spesifikasi," ujar Miyamoto. "Yang ideal adalah 'jika Anda membeli perangkat lunak, Anda bisa memainkannya di perangkat yang ada di rumah.'"
Alih-alih bersaing langsung dalam kekuatan pemrosesan, Nintendo konsisten menghadirkan gameplay yang hanya bisa dinikmati di perangkat kerasnya sendiri.
>>> The East Palace Raih 4,9 Juta Tayangan dalam Dua Hari Pertama di Netflix
Filosofi ini membuat Switch menonjol meski spesifikasinya lebih rendah.
Miyamoto juga menyoroti keuntungan Nintendo mengembangkan perangkat lunak untuk satu ekosistem. Dibandingkan ponsel pintar yang harus mendukung banyak perangkat, platform khusus Nintendo memungkinkan tim bekerja lebih efisien.
Dia bercanda, "Kami masih ingin mencari nafkah dengan usaha minimal… itu setengah bercanda."
Namun, ia menjelaskan bahwa mengurangi pekerjaan pengembangan yang tidak perlu pada akhirnya menciptakan lingkungan produksi yang lebih baik.
Strategi Nintendo terbukti sukses.
>>> Pelatih Port FC Soroti Gagal Penalti Meski Timnya Kalahkan PSMS
Switch telah terjual lebih dari 150 juta unit di seluruh dunia, menjadi salah satu konsol paling sukses dan memperkuat fokus pada inovasi gameplay di atas persaingan perangkat keras.
Update Terbaru
Indonesia Jadi Pembeli Pertama Rudal Astra Buatan India, China Waspada
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB
Kementan Musnahkan 312 Ton Pakan Ternak Impor Brasil yang Tercemar Babi
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Layar Cover Lebih Berguna, Samsung Galaxy Z Flip 8 Siap Saingi Apple
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Cukup Duduk dan Angkat Tumit 5 Menit, Gula Darah Bisa Turun Drastis
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
AS Dukung Hak Pakistan untuk Bela Diri Setelah Serangan Udara di Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Restoran Apung The Dive di Danau Winnipesaukee Ludes Terbakar
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Jay-Z dan Beyoncé Bergoyang di Konser Lauryn Hill di Hamptons
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Rekaman 911 Ungkap Momen Mencekam Sebelum Influencer dan Suami Ditemukan Tewas
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Eks Timnas U-19 Fatchu Rochman Resmi Perkuat Kendal Tornado FC
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kemenangan Perdana Port FC di Piala Presiden 2026 Jadi Modal Berharga
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Pelatih Toiran Ungkap Fisik Pemain Jadi Penyebab Timnas Voli Gagal di SEA V Cup 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:07 WIB
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz Usai Tabrak Ranjau Laut
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Ayu Ting Ting Sukses Goyang Penonton dengan Alamat Palsu
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
GROTESQQQUE Jadi 'Makanan Penutup' Sutradara Berkat Kebebasan Kreatif dari CloverWorks
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB







