Platform pelatihan bahasa Inggris ELSA Business resmi bekerja sama dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi global para karyawan di sektor jasa keuangan.

Program ini dirancang untuk mendorong keterampilan berbahasa Inggris yang aplikatif, bukan sekadar teori. Fokus utamanya adalah membangun kepercayaan diri dalam komunikasi bisnis yang berdampak nyata.

>>> Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5 Persen

Kebutuhan interaksi lintas fungsi dan kompleksitas bisnis finansial terus meningkat.

World Economic Forum Future of Jobs Report menempatkan kemampuan komunikasi sebagai keterampilan inti yang krusial di sektor keuangan.

Kesenjangan antara keahlian teknis perbankan dan kepercayaan diri berbahasa Inggris sering muncul.

Tantangan ini dihadapi para pemimpin regional dan manajer area yang harus memimpin presentasi di hadapan dewan direksi dan mitra global.

Metode e-learning konvensional kerap menghadapi penurunan partisipasi peserta. Program ini mengadopsi pendekatan 'Urgency by Design' dengan kurikulum berbasis skenario nyata perbankan dan pemantauan berkala.

Acara kick-off proyek telah berlangsung pada Mei 2026. Acara dibuka oleh Evi Damayanti, Chief Human Capital and Operations Officer Danamon, didampingi tim Human Capital perusahaan.

Inisiatif ini ditargetkan menjangkau hingga 1.000 karyawan Danamon di berbagai daerah. Ke depannya, skema pelatihan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan.

>>> KSAD Tegaskan TNI AD Tidak Urusi Masalah Begal

Evi Damayanti menyatakan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kompetensi penting di tengah industri perbankan yang terhubung secara global.

Ia percaya investasi dalam pengembangan komunikasi profesional dapat diukur dampaknya, mulai dari peningkatan kepercayaan diri hingga kesiapan berkomunikasi di forum bisnis global.

Sistem pembelajaran memanfaatkan teknologi AI Learning Agent milik ELSA Business untuk menyusun kurikulum personal. Melalui roleplay dengan AI coach, modul studi disesuaikan berdasarkan peran jabatan masing-masing pegawai.