AS Serang Iran Setelah Negosiasi Damai Buntu, Iran Balas Serang Negara Teluk
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran pada Kamis (11/6/2026) pagi waktu setempat sebagai respons atas kebuntuan negosiasi damai kedua negara.
Aksi militer ini memicu serangan balasan dari Iran yang menyasar wilayah Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
>>> Tiga Kebiasaan Sepele yang Memicu Penuaan Dini pada Tubuh
Eskalasi pertempuran di Timur Tengah ini terjadi di tengah upaya gencatan senjata yang kian rapuh, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Target Serangan dan Dampak
Komando Pusat Amerika Serikat menyatakan bahwa target operasi udara tersebut meliputi kemampuan pengawasan militer, sistem komunikasi, serta situs pertahanan udara Iran.
Sejumlah ledakan keras terdengar di ibu kota Teheran, kota pelabuhan Bandar Abbas, serta kawasan selatan di sepanjang Selat Hormuz.
Dampak dari serangan balasan membuat Kuwait sempat menutup wilayah udaranya selama beberapa jam, Bahrain mengaktifkan sirene peringatan rudal, sementara Israel meningkatkan kewaspadaan di wilayah perbatasan Lebanon.
Konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026 ini terus mengguncang ekonomi dunia melalui lonjakan harga minyak mentah yang melampaui 93 dolar AS per barel.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan lebih dari 25 persen sejak dimulainya peperangan di kawasan tersebut.
Mengenai jalannya operasi militer di koridor laut strategis, klaim sepihak muncul dari pihak Washington terkait keberhasilan penembusan blokade maritim di wilayah perairan Selat Hormuz.
>>> Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Jual Beli Titik
Presiden AS Donald Trump mengklaim adanya "misi rahasia" yang berhasil meloloskan pengiriman minyak di malam hari dengan melumpuhkan sistem radar Iran.
Kendati demikian, klaim mengenai 100 juta barel minyak yang berhasil diselamatkan dalam operasi tersebut masih belum mendapatkan verifikasi secara independen.
Update Terbaru
Melampaui Batas: Koleksi THRESHOLD Tities Sapoetra di JF3 2026 Bercerita tentang Transisi Hidup
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Raih Gelar China Open 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
China Raih Dua Emas di China Open 2026, Chou Tien-cen Cetak Sejarah
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Kaitlan Collins Tanggapi Lelucon Trump di WHCD dengan Kutipan Eleanor Roosevelt
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Kacey Musgraves Batal Tiga Konser, Bukan karena Masalah Kesehatan
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
RAN Tutup TRANS TV Festival Vol 5 dengan Penampilan Memukau
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Hantui Debut Shin Tae Yong Bersama Persija
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Zelensky Sebut Rusia Siapkan Pengerahan 30.000 Tentara Korea Utara
Minggu / 26-07-2026, 22:46 WIB
Reformasi BGN: Aksi Bersih-bersih di Bawah Kepemimpinan Baru
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Kumpulkan 450.000 Kaleng, Pria Ini Raih Uang Muka Rumah
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Lagu Firework Katy Perry Dipakai Konten Militer, Perry Protes
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Fajar/Fikri Syukur Raih Gelar Beruntun: Juara Japan Open dan China Open 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB
Indonesia Jadi Pembeli Pertama Rudal Astra Buatan India, China Waspada
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB
Kementan Musnahkan 312 Ton Pakan Ternak Impor Brasil yang Tercemar Babi
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB







