Damian Gordon, pria 36 tahun dari Central Coast Australia, berhasil membeli rumah setelah mengumpulkan 450.000 kaleng dan botol bekas selama tujuh tahun.

Ia mengumpulkan sampah daur ulang tersebut melalui program 'Return and Earn' yang memberikan pengembalian 10 sen per kaleng atau botol.

>>> Fajar/Fikri Syukur Raih Gelar Beruntun: Juara Japan Open dan China Open 2026

Total yang terkumpul mencapai sekitar 46.000 dolar Australia atau setara dengan Rp 460 juta.

Uang itu ia gunakan sebagai uang muka untuk membeli sebuah pondok nelayan tua dalam lelang pada tahun 2024.

Awal Mula dan Strategi

Gordon mulai mengumpulkan kaleng pada 2017 setelah bekerja, menyusuri pantai, taman, dan ruang publik.

Awalnya hanya untuk uang tambahan, namun lama-lama menjadi kebiasaan.

Ia kemudian menjadi relawan di festival musik untuk mengumpulkan lebih banyak kaleng.

Dalam satu akhir pekan, ia bisa mendapatkan ribuan kaleng dari sampah festival.

Selain kaleng, ia juga menemukan tenda, perlengkapan berkemah, dan makanan yang masih layak.

>>> Indonesia Jadi Pembeli Pertama Rudal Astra Buatan India, China Waspada

Gordon mengaku senang bisa bertemu artis seperti The Presets dan Sneaky Sound System saat membersihkan area panggung.

Filosofi Hidup

Baginya, mendaur ulang bukan sekadar soal uang, melainkan gaya hidup yang sudah ia jalani sejak kecil.

Sejak kecil ia sering mengunjungi toko barang bekas bersama ibunya untuk mencari barang berguna.

Kini, rumahnya dihiasi barang-barang hasil selamatannya dari kegiatan bersih-bersih.

Ia juga mengkritik budaya masyarakat yang suka membuang barang secara sia-sia.

Kisah Gordon menarik perhatian Danielle Smalley, CEO Exchange for Change, yang mengonfirmasi bahwa 450.000 kaleng adalah salah satu pencapaian individu terbesar dalam program tersebut.

Kini, meski sudah memiliki rumah, Gordon tetap mengumpulkan kaleng sambil membayar cicilan.

>>> Kementan Musnahkan 312 Ton Pakan Ternak Impor Brasil yang Tercemar Babi

Ia mengatakan kegiatan itu sudah menjadi bagian dari dirinya.