IHSG Anjlok 112 Poin Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 112 poin atau turun 1,91 persen ke level 5.789 pada perdagangan Kamis (11/6/2026).
Pelemahan ini dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan laju inflasi di Amerika Serikat.
>>> Pendaftaran SPMB Jatim 2026 Jalur Domisili Resmi Dibuka
Penurunan IHSG sejalan dengan koreksi mayoritas bursa Asia yang mengikuti penutupan negatif Wall Street. Pasar merespons peningkatan tensi militer antara AS dan Iran.
Konflik meruncing setelah militer AS dilaporkan melakukan serangan terhadap Iran. Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mengulur-ulur negosiasi dan mengancam serangan lanjutan.
Iran membalas dengan mengincar kapal-kapal AS di Selat Hormuz. Langkah ini memicu kecemasan pasar karena Selat Hormuz merupakan rute utama distribusi minyak dunia.
Ketegangan tersebut mendorong harga energi melonjak dan inflasi tahunan AS naik menjadi 4,2 persen dari sebelumnya 3,8 persen.
Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Sentimen negatif juga datang dari dalam negeri.
Kenaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi menekan daya beli masyarakat dan menambah beban kuota energi pemerintah.
Pasar mewaspadai potensi kenaikan inflasi akibat meningkatnya biaya transportasi yang berdampak pada harga barang dan jasa.
>>> Chef Arnold Beri Masukan untuk Juknis Program Makan Bergizi Gratis
Pada sesi pertama, saham KOPI, BABY, OILS, RISE, dan YUPI mencatat penguatan terbesar. Sementara HRTA, TRIN, ARCI, MPRO, dan GRIA menjadi saham dengan koreksi terdalam.
Update Terbaru
Kacey Musgraves Batal Tiga Konser, Bukan karena Masalah Kesehatan
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
RAN Tutup TRANS TV Festival Vol 5 dengan Penampilan Memukau
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Hantui Debut Shin Tae Yong Bersama Persija
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Zelensky Sebut Rusia Siapkan Pengerahan 30.000 Tentara Korea Utara
Minggu / 26-07-2026, 22:46 WIB
Reformasi BGN: Aksi Bersih-bersih di Bawah Kepemimpinan Baru
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Kumpulkan 450.000 Kaleng, Pria Ini Raih Uang Muka Rumah
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Lagu Firework Katy Perry Dipakai Konten Militer, Perry Protes
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Fajar/Fikri Syukur Raih Gelar Beruntun: Juara Japan Open dan China Open 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB
Indonesia Jadi Pembeli Pertama Rudal Astra Buatan India, China Waspada
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB
Kementan Musnahkan 312 Ton Pakan Ternak Impor Brasil yang Tercemar Babi
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Layar Cover Lebih Berguna, Samsung Galaxy Z Flip 8 Siap Saingi Apple
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
Cukup Duduk dan Angkat Tumit 5 Menit, Gula Darah Bisa Turun Drastis
Minggu / 26-07-2026, 22:28 WIB
AS Dukung Hak Pakistan untuk Bela Diri Setelah Serangan Udara di Afghanistan
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB
Restoran Apung The Dive di Danau Winnipesaukee Ludes Terbakar
Minggu / 26-07-2026, 22:14 WIB







