Masjid Aisyah yang lebih dikenal dengan Masjid Tan'im menjadi salah satu tempat miqat paling ramai dikunjungi umat Muslim di Makkah.

Lokasi bersejarah ini berada sekitar tujuh kilometer di barat Masjidil Haram.

>>> Tapa Bisu Jadi Tradisi Malam 1 Suro, Ini Makna dan Tata Caranya

Nama Masjid Aisyah merujuk pada sejarah pembangunannya di tempat Aisyah, istri Rasulullah SAW, melaksanakan shalat dan niat ihram sebelum berumrah saat haji wada pada tahun ke-9 Hijriah.

Di bagian depan masjid terpasang papan bertuliskan 'The Mother of the Believers Aisha Mosque'.

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 84.000 meter persegi dan mampu menampung hingga 15.000 jemaah.

Fasilitas yang tersedia meliputi kamar mandi dan tempat wudu yang memadai.

Para pedagang pakaian dan kelengkapan ihram juga kerap berjualan di kawasan ini pada momen tertentu.

Desain arsitektur masjid memadukan nilai keindahan spiritual dengan kemegahan bangunan, serta mempertahankan struktur kayu yang memberikan kesan bersahaja.

>>> Analis Peringatkan Potensi Musim Dingin Kripto Bayangi Bitcoin

Masjid Tan'im kini dipandang sebagai landmark Islam yang krusial di Makkah, terutama bagi penduduk setempat untuk memulai ihram.

Area masjid selalu dipadati pengunjung sepanjang musim haji dan umrah.

Banyak jemaah asal Indonesia memilih miqat di tempat ini. Salah satunya Muzdalifah asal Kalimantan Timur yang datang untuk badal umrah.

"Saya mau mengambil miqat untuk badal umrah," ujarnya saat ditemui di Masjid Tan'im, Kamis (11/6/2026).

Ia memilih lokasi ini karena jaraknya dekat dan terjangkau dari Masjidil Haram.

Faktor sejarah yang melekat pada Aisyah juga menjadi daya tarik tersendiri.

>>> Praz Teguh Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Group

Momen berada di masjid yang indah ini dimanfaatkan jemaah Indonesia untuk mendokumentasikan bangunan dengan ponsel mereka.