Menurut Djati, peran tersebut menjadi penting karena anak muda adalah generasi yang akan menghadapi dampak lingkungan dalam jangka panjang.

Harus Diiringi Aksi Nyata

Djati mengatakan media sosial dapat menjadi sarana untuk memperluas kesadaran masyarakat mengenai isu lingkungan.

Berbagai gerakan yang viral di ruang digital dinilai mampu mengajak lebih banyak orang untuk peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kampanye di media sosial tidak hanya untuk penyebaran informasi saja. Sebaiknya kampanye juga diwujudkan dalam tindakan nyata di masyarakat.

Djati menilai berbagai gerakan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan individu, kemudian berkembang menjadi komunitas yang lebih besar.

"Dimulai dari individu masing-masing, kemudian dibentuk kelompok kecil sehingga menjadi kelompok yang lebih besar.

>>> Benyamin Bamburac, 15 Tahun, Raih Gelar S2 Ilmu Komputer

Tentunya harus terdapat sinergi antara gerakan melalui media sosial yang diiringi dengan aksi nyata," pungkasnya.