Kementerian UMKM Siapkan Sanksi Pemblokiran bagi Marketplace Bandel
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyiapkan sanksi tegas hingga pemblokiran bagi platform marketplace yang menaikkan biaya administrasi secara sepihak.
Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) UMKM terbaru untuk melindungi pelaku usaha lokal.
>>> Harga Emas Dunia 11 Juni 2026 Merosot Tajam Dekati US$ 4.000
Pemerintah kini tengah berkoordinasi dengan sejumlah pengelola e-commerce untuk mengintegrasikan sistem aplikasi Sapa UMKM.
Langkah tersebut diambil agar seluruh kebijakan platform digital dapat terpantau dan berjalan selaras dengan regulasi perlindungan pemerintah.
"Kementerian UMKM sedang melakukan koordinasi dengan marketplace untuk menyiapkan integrasi sistem antara Sapa UMKM dengan beberapa marketplace-nya," ujar Maman di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).
Rancangan regulasi ini mewajibkan seluruh platform belanja daring memberikan pengumuman resmi tiga bulan sebelum memberlakukan penyesuaian biaya layanan.
Aturan pembatasan waktu tersebut bertujuan agar para penjual dapat merapikan perencanaan keuangan mereka tanpa terganggu lonjakan biaya yang mendadak.
Sanksi bagi platform yang melanggar akan diberikan secara bertahap, mulai dari pengumuman pelanggaran secara terbuka hingga rekomendasi pencabutan izin operasional kepada kementerian terkait.
"Sanksinya pertama kita akan expose di publik terkait beberapa apabila ada marketplace yang melanggar. Yang kedua, rekomendasi untuk pencabutan izin di kementerian terkait.
Itu kan yang berhak di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komdigi, tetapi saya yakin, saya punya keyakinan marketplace-marketplace kita kemarin setelah kita koordinasi mereka akan ikut kok, jadi no issue," katanya.
Penertiban ekosistem digital ini dinilai penting agar para pelaku usaha mikro tidak saling menjatuhkan di dalam platform.
Melalui aturan baru, UMKM juga didorong untuk segera melegalkan usaha mereka guna meningkatkan daya saing pasar.
Update Terbaru
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







