Esa Medika Mandiri Siapkan Ekspansi Industri Alat Kesehatan Nasional
PT Esa Medika Mandiri tengah menyiapkan rencana ekspansi di industri alat kesehatan nasional.
Langkah ini diambil setelah perseroan berpengalaman melayani lebih dari 200 rumah sakit di Indonesia selama lebih dari 25 tahun.
>>> Indonesia dan Singapura Bahas Pengembangan Pusat Data di Kawasan Sijori
Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja menyatakan bahwa konsistensi dalam membangun kemitraan jangka panjang menjadi penopang utama perjalanan bisnis perusahaan.
Hubungan erat terjalin dengan fasilitas kesehatan dan institusi terkait.
Basis pelanggan perseroan mencakup jaringan rumah sakit swasta, lembaga internasional, hingga institusi pemerintah.
"Selama lebih dari 25 tahun, kami tumbuh dengan berfokus pada kebutuhan fasilitas kesehatan di Indonesia, terutama pada layanan kritikal yang membutuhkan keandalan produk dan ketepatan layanan," ujar Florian.
Ke depan, penguatan fondasi bisnis akan dilakukan melalui kombinasi sektor distribusi, aktivitas manufaktur, dan jalinan kemitraan strategis. Upaya ini diterapkan untuk menangkap peluang pertumbuhan di industri kesehatan nasional.
Sejak berdiri pada tahun 2000, perusahaan berkembang dari distributor alat kesehatan menjadi penyedia solusi kesehatan dengan jaringan distribusi nasional.
Hingga tahun 2026, perseroan mengoperasikan satu kantor pusat, dua pabrik manufaktur, serta empat kantor perwakilan di Semarang, Medan, Bandung, dan Surabaya.
Fokus utama portofolio bisnis adalah peralatan medis kategori capital equipment yang digunakan jangka panjang oleh fasilitas kesehatan.
>>> 5 Peringatan Penting di Dunia pada 12 Juni: Hari Anti Pekerja Anak hingga Kemerdekaan Filipina
Produk-produk ini dialokasikan untuk ruang operasi, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan unit perawatan intensif (ICU).
Produk yang dipasarkan meliputi electrosurgery unit, instrumen bedah, sistem bedah minimal invasif, lampu operasi dan pemeriksaan, ventilator, anesthesia machine, serta perangkat medis lain untuk layanan kesehatan kritikal.
Update Terbaru
Suami Gendong Istri Terbalik ke IGD, Dokter Terkejut Ternyata Ini yang Terjadi
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Strategi Politik Jokowi: Karpet Merah untuk Gibran dan Transformasi Kaesang
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB







