FIFA Buka Opsi Format 64 Tim untuk Piala Dunia 2030
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kembali membahas kemungkinan perluasan jumlah peserta Piala Dunia. Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa format 64 tim menjadi opsi untuk edisi 2030.
Dalam wawancara dengan media Swiss Bluewin, Infantino mengatakan penambahan 16 tim dari format 48 tim saat ini adalah langkah yang masuk akal.
>>> SHARP Luncurkan Printer Multifungsi Seri BP-71 dan BP-51 di India
Ia menekankan pentingnya globalisasi sepak bola.
"Itu jelas merupakan isu yang akan dibahas di komite terkait setelah Piala Dunia ini," ujar Infantino, dikutip dari Aljazeera.
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama dengan format 48 tim, setelah sebelumnya menggunakan 32 tim sejak 1998.
Namun FIFA menilai batasan itu masih bisa ditingkatkan untuk memberi kesempatan negara berkembang.
Menurut Infantino, esensi Piala Dunia adalah keterwakilan, bukan dominasi kawasan tertentu. "Setiap negara harus diizinkan untuk bermimpi berpartisipasi dalam Piala Dunia," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tanpa kesempatan tampil di panggung tertinggi, negara-negara kecil akan kehilangan motivasi untuk meningkatkan level permainan.
Kesuksesan Format 48 Tim Jadi Tolok Ukur
Pernyataan ini muncul di tengah tensi tinggi Piala Dunia 2026 yang menyisakan empat tim raksasa: Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol.
Turnamen kini tinggal menyisakan babak semifinal dan final.
>>> Airtel Tingkatkan Jaringan di Odisha Sambut Puri Rath Yatra
Infantino mengklaim format 48 tim saat ini adalah "kesuksesan besar" yang membuktikan meratanya kekuatan sepak bola. "Setiap tim bermain di level tinggi.
Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin," katanya.
Ia mencontohkan, 9 dari 10 tim asal Afrika berhasil menembus babak gugur. Sebagai perbandingan, pada edisi sebelumnya Afrika hanya diwakili lima tim.
Piala Dunia 2030 dipastikan unik karena melibatkan tiga benua.
Tiga pertandingan pembuka akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay, sementara sisa turnamen di Maroko, Portugal, dan Spanyol.
Jika wacana ekspansi 64 tim disetujui, format baru itu diyakini mengubah peta pembagian tuan rumah.
Setiap negara di Amerika Selatan berpotensi menjadi tuan rumah satu grup berisi empat tim.
>>> Biaya Mengundang Gus Miftah: Rp75 Juta per Sesi, Bukan Rp3 Miliar
Keputusan final mengenai usulan ini akan digodok oleh komite terkait FIFA setelah Piala Dunia 2026 resmi berakhir.
Update Terbaru
Avengers Doomsday: Durasi 2 Jam 45 Menit, Fans Terbelah
Selasa / 14-07-2026, 16:49 WIB
ABC Secret Savings Hadirkan Diskon Perlengkapan Outdoor
Selasa / 14-07-2026, 16:49 WIB
Rekor Mbappe vs Yamal: Mbappe Selalu Kalah di Laga Eliminasi
Selasa / 14-07-2026, 16:48 WIB
Trump Kembali Perkecil Dua Monumen Nasional Utah
Selasa / 14-07-2026, 16:44 WIB
Freeport Targetkan Smelter Gresik Beroperasi Lagi September 2026
Selasa / 14-07-2026, 16:44 WIB
Ketua MPR Sampaikan Undangan Iran untuk Presiden Prabowo
Selasa / 14-07-2026, 16:43 WIB
Joe Amabile, Bintang 'Bachelor in Paradise', Didiagnosis Tumor Otak
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Wamendagri: Poral TNI AL Bukti Komitmen Bangun SDM Unggul
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Jalan Tendean Ditutup Imbas Pembongkaran JPO, Kemacetan Mengular
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Polisi Bawa Koper Pink ke Kejagung, Serahkan Berkas Perkara Febrie Adriansyah
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelaku Siswa Berinisial R
Selasa / 14-07-2026, 16:42 WIB
Inggris vs Argentina: Messi Berbahaya di Dalam dan Luar Kotak Penalti
Selasa / 14-07-2026, 16:39 WIB







