Harga Minyak Dunia Menguat Imbas Ketegangan AS dan Iran Meningkat
Tindakan tersebut diambil menyusul ikrar Trump untuk membalas insiden jatuhnya helikopter serang Apache milik AS.
>>> Lagu Denok Karya Didik Budi Viral dan Puncaki Tren TikTok
Priyanka Sachdeva, Analis Senior Pasar di Phillip Nova, mengatakan ketegangan terbaru memicu kembali kekhawatiran kolektif seputar stabilitas pasokan energi global.
"Meskipun upaya diplomatik masih berlangsung, pertukaran serangan militer terbaru telah kembali menghadirkan premi risiko geopolitik ke pasar minyak," kata Sachdeva.
Di sisi lain, Teheran menegaskan kesiapan melanjutkan permusuhan jika Israel tidak menghentikan serangan udara ke kelompok Hezbollah di Lebanon.
Sikap keras Israel yang menolak gencatan senjata dengan Hezbollah dinilai menjadi batu sandungan bagi upaya Trump memperpanjang masa damai di Timur Tengah.
Situasi Distribusi di Selat Hormuz
Analis PVM Tamas Varga menyebutkan berkurangnya persediaan minyak mentah global ikut mendorong kokohnya harga pasar, namun laju kenaikan tertahan oleh melemahnya impor China.
Pembatasan lalu lintas kapal di Selat Hormuz juga berfungsi sebagai penahan lonjakan harga yang lebih tinggi.
Meski beberapa kapal mulai berlayar kembali, jumlahnya belum menyamai volume normal sebelum konflik pecah.
JP Morgan memproyeksikan harga minyak Brent rata-rata akan menetap di kisaran US$100 per barel sepanjang sisa tahun 2026.
Iran masih menutup sebagian besar akses pelayaran di Selat Hormuz, jalur krusial yang mendistribusikan seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia.
Washington merespons dengan menerapkan blokade pada pelabuhan Iran.
Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan pergerakan kapal di Teluk serta aktivitas ekspor minyak lewat Selat Hormuz mulai merangkak naik di tengah kebuntuan negosiasi yang sudah berjalan tiga bulan lebih.
Penurunan Cadangan Komoditas AS
Dari faktor fundamental, penguatan harga minyak juga didukung menyusutnya cadangan domestik di Amerika Serikat.
Data American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah AS menurun selama delapan pekan berturut-turut hingga minggu lalu.
>>> Cristiano Ronaldo Berpotensi Cetak Rekor Enam Piala Dunia
Penurunan serupa juga terjadi pada stok bahan bakar bensin.
Update Terbaru
Jadwal KRL Jogja Solo Minggu 26 Juli 2026 Lengkap, Cek Jam Keberangkatan dari Tugu hingga Palur
Minggu / 26-07-2026, 06:51 WIB
Amiibo Splatoon Raiders: Detail Luar Biasa pada Figur Shiver, Frye, dan Big Man
Minggu / 26-07-2026, 06:50 WIB
Casemiro Siap Debut untuk Inter Miami Lawan CF Montréal
Minggu / 26-07-2026, 06:50 WIB
Pentagon Dikecam karena Hapus Data Korban Perang Iran
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
FC Cincinnati Unggul Cepat atas Columbus Crew di Derby Hell is Real
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Azzi Fudd Cetak Sejarah, Juara Kontes Tiga Angka WNBA All-Star 2026
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangannya Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Phoenix Catat Rekor 117 Derajat di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem
Minggu / 26-07-2026, 06:48 WIB
Diduga Aniaya Anak Buah, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Punya Harta Rp1,9 Miliar
Minggu / 26-07-2026, 06:47 WIB
Dedi Mulyadi Balas Kritik Yusril: Sayembara Tangkap Begal Cegah Main Hakim Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 06:47 WIB
5 Fitur Rahasia Free Fire yang Masih Efektif di 2026
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Build Loadout Terbaru Free Fire Juli 2026: Kombinasi Senjata dan Karakter Terbaik
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Bintang 'Below Deck' Natalya Scudder Ceritakan Kondisi Mengerikan di Pusat Penahanan AS
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Gel Ajaib Ubah Sinar Matahari Jadi Air Minum, Akhirnya Kekeringan Teratasi?
Minggu / 26-07-2026, 06:44 WIB







