Pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, membeberkan karakteristik motor balap Honda yang digunakan di kelas Moto3.

Menurutnya, motor Honda memiliki keunggulan pada desain aerodinamis dan kecepatan tertinggi di lintasan lurus.

>>> Asosiasi Produsen Mobil China Soroti Penurunan Penjualan Kendaraan Domestik

Hal tersebut disampaikan Veda saat ditemui di Jakarta pada Selasa (9/6/2026). Ia menjelaskan bahwa spesifikasi motor Honda lebih unggul dalam efisiensi aerodinamika.

"Karena memang Honda, motor speknya lebih aerodinamis. Selain itu, di lintasan biasanya top speed motor Honda juga paling tinggi," kata Veda.

Kelemahan di Tikungan Sempit

Meski unggul di trek lurus, motor Honda memiliki kelemahan saat melintasi tikungan dengan sudut sempit. Veda mengakui bahwa karakteristik ini menjadi tantangan tersendiri.

"Cuma ya kekurangannya di tikungan yang sempit," ujar pebalap yang pernah meraih podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 tersebut.

>>> Prabowo Targetkan Renovasi 400 Rumah Sakit dan 10.000 Puskesmas dalam Tiga Tahun

Kondisi ini menuntut ketelitian tim dalam menentukan pengaturan agar tetap kompetitif. Veda menilai Sirkuit Catalunya di Barcelona, Spanyol, paling cocok dengan karakter motor Honda.

"Menurut saya ya Montmelo, Montmelo itu cocok," katanya.

Honda Team Asia mengandalkan tipe Honda NSF250RW.

Motor ini dibekali mesin satu silinder 249,3 cc DOHC berpendingin cairan dengan tenaga mencapai 35,5 kW pada 13.000 rpm.

>>> Menurunnya Kepercayaan terhadap Ruang Digital di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Sasis aluminium twin tube digunakan dengan dimensi panjang 1.809 mm, lebar 560 mm, tinggi 1.037 mm, jarak sumbu roda 1.219 mm, serta kapasitas tangki bahan bakar 11 liter.