Bank Indonesia melaporkan penurunan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional pada Mei 2026.

Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) berada di angka 112,2, turun dari 116,5 pada April 2026.

>>> Dua Anggota BAIS TNI Dipecat karena Penyiraman Air Keras

Meskipun melandai, indeks tersebut masih berada di atas ambang batas 100 yang menandakan zona optimistis.

Ketahanan IKE didukung oleh tiga pilar utama: Indeks Penghasilan Saat Ini, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama.

Indeks Penghasilan Saat Ini melemah ke 123,2 dari sebelumnya 128,1.

Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja turun menjadi 105,0 dari 108,8, sementara Indeks Pembelian Barang Tahan Lama menyusut ke 108,3 dari 112,6.

Penurunan Terjadi di Sebagian Besar Wilayah

Penurunan indeks ekonomi terjadi merata di sebagian besar wilayah. Kemerosotan terdalam terpantau di Kota Pontianak, Mataram, dan Bandung.

Namun, tren positif justru terjadi di beberapa kota seperti Medan, Palembang, serta Bandar Lampung. Berdasarkan profil pengeluaran, keyakinan terhadap penghasilan tetap kokoh di semua kategori.

>>> DJP Deteksi 93.260 Wajib Pajak Indikasi Lakukan Firm Splitting

Kelompok masyarakat dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan mencatat indeks tertinggi sebesar 129,7.

Sementara itu, kelompok usia 20-30 tahun memimpin indeks penghasilan di angka 132,1, meskipun menurun dari periode sebelumnya.

Dari sisi lapangan kerja, responden dengan latar belakang pendidikan sarjana mencatat indeks tertinggi sebesar 117,3.

Namun, kelompok usia 41-60 tahun menjadi satu-satunya segmen yang berada di zona pesimistis.

Pada sektor belanja barang tahan lama, kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta mengalami koreksi indeks menjadi 113,2.

>>> Cara Cek PKH Tahap 2 Tahun 2026 Pakai NIK KTP

Kelompok usia 20-30 tahun menjadi segmen paling optimistis dengan indeks 117,1.