Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) meluncurkan Akademi MATAPPA sebagai wujud nyata Program Jaga Masa Depan Desa.

Program ini bertujuan mendongkrak kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

>>> Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat 0,57% pada 10 Juni 2026, AKRA dan BBNI Pimpin Kenaikan

Akademi MATAPPA diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari wilayah operasional MDA.

Para peserta akan dibekali pelatihan serta sertifikasi kompetensi agar siap terserap di dunia industri.

Terdapat lima bidang kompetensi yang dibuka pada pelaksanaan tahun ini, meliputi Otomotif, Teknisi AC, Listrik Industri, Room Service, dan Tata Boga.

Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga dipersiapkan untuk menghadapi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dokumen kelulusan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta membuka peluang kerja yang lebih luas di masa mendatang.

Sinergi Pemerintah dan Swasta

Inisiatif ini dirumuskan melalui Forum Desa (FORDES) Matappa, wadah kolaborasi antara pemda, masyarakat, dan perusahaan.

FORDES Matappa berfokus menyusun program pembangunan yang selaras dengan kebutuhan warga desa.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas masyarakatnya.

"Kita ingin masyarakat Kabupaten Luwu memiliki kemampuan dan daya saing yang semakin baik.

Pelatihan dan sertifikasi seperti yang diberikan melalui Akademi MATAPPA menjadi penting agar generasi muda kita memiliki bekal yang cukup untuk memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia," ujar Patahudding.

>>> Konflik Timur Tengah Picu Bursa Korea Selatan Anjlok Lebih dari 2 Persen

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor usaha, dan warga merupakan pilar penting dalam mempersiapkan generasi muda yang kompetitif.