Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) meresmikan Akademi MATAPPA.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Jaga Masa Depan Desa yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

>>> Wasit Somalia Omar Artan Batal Pimpin Piala Dunia 2026 karena Izin Masuk AS Ditolak

Akademi MATAPPA menyasar 90 peserta dari wilayah operasional MDA. Mereka akan mendapatkan pembekalan keahlian dan sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Lima bidang kompetensi dibuka pada tahun ini, yaitu Otomotif, Teknisi AC, Listrik Industri, Room Service, dan Tata Boga.

Peserta juga akan mengikuti ujian sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sinergi Pemerintah dan Swasta

Program ini lahir dari Forum Desa (FORDES) Matappa yang menjadi wadah sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan MDA.

FORDES Matappa juga mengakomodasi pelatihan, pengembangan kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menekankan pentingnya akselerasi pembangunan yang seiring dengan penguatan kualitas masyarakat. "Kita ingin masyarakat Kabupaten Luwu memiliki kemampuan dan daya saing yang semakin baik," ujarnya.

Menurut Patahudding, pelatihan dan sertifikasi seperti Akademi MATAPPA penting agar generasi muda memiliki bekal untuk memanfaatkan peluang kerja.

>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen

"Dengan keterampilan yang baik, masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang," tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu, H. Sofyan Thamrin, menyatakan bahwa kompetensi dan sertifikasi resmi merupakan modal krusial di tengah persaingan bursa kerja global.

"Industri membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi terukur," jelasnya.

Sofyan berharap peserta dapat mengoptimalkan kesempatan ini untuk memperbesar peluang kerja di masa mendatang. Sertifikasi yang diakui secara nasional menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa Akademi MATAPPA adalah bagian dari Program Jaga Masa Depan Desa.

Program ini bertujuan memperkokoh kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

"Melalui Jaga Masa Depan Desa, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang," ujar Mustafa. Sebagian melalui pelatihan dan sertifikasi, sebagian lainnya melalui penguatan UMKM.

>>> 10 Rahasia Sistem Pendidikan Finlandia: Masuk Sekolah Jam 9, Prestasi Tetap Tinggi

Mustafa menambahkan bahwa pembangunan pedesaan tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. "Akademi MATAPPA menjadi langkah nyata untuk menyiapkan masyarakat yang lebih siap menghadapi masa depan," pungkasnya.