Wasit terkemuka asal Somalia, Omar Artan, dipastikan batal memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026. Pembatalan ini terjadi setelah otoritas Amerika Serikat menolak izin masuknya.

Menurut laporan Al Jazeera yang dikutip Bola, penolakan tersebut dikonfirmasi oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS.

>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen

Omar Artan dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam proses verifikasi keamanan setibanya di Miami.

Omar Artan sebenarnya termasuk dalam daftar 52 wasit resmi yang dipilih FIFA untuk Piala Dunia 2026. Namun, pihak berwenang tidak memberikan rincian spesifik mengenai penyebab penolakan.

Sang wasit tercatat memiliki visa yang sah sebelum melakukan perjalanan.

Somalia termasuk dalam daftar negara yang terkena kebijakan pembatasan perjalanan oleh Presiden Donald Trump, yang kerap memicu perdebatan.

Kegagalan ini menghapus kesempatan bersejarah Omar Artan untuk menjadi wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan di turnamen akbar FIFA.

Karier Omar Artan di Dunia Perwasitan

Omar Artan memulai karier sepak bolanya dari kompetisi domestik Somali Premier League di Mogadishu. Konsistensinya membawanya meraih lisensi resmi FIFA pada tahun 2018.

>>> 10 Rahasia Sistem Pendidikan Finlandia: Masuk Sekolah Jam 9, Prestasi Tetap Tinggi

Sertifikasi internasional itu membuka jalan baginya untuk berkarier di luar negeri. Ia kemudian dipercaya Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) untuk memimpin laga antarklub dan pertandingan tim nasional.

Pengalamannya luas, termasuk memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Afrika. Ia juga aktif mengawal pertandingan di Liga Champions CAF dan CAF Confederation Cup.

Kredibilitasnya di Afrika semakin diakui setelah ia mendapat amanat memimpin partai final kompetisi kontinental CAF. Pencapaian ini menegaskan statusnya sebagai salah satu wasit terbaik di benua tersebut.

Pada tahun 2025, Omar Artan meraih penghargaan Wasit Terbaik Afrika. Penghargaan ini menjadi bukti kualitas kepemimpinannya di atas lapangan.

Keberhasilannya menembus turnamen global menjadikannya sosok pelopor bagi perwasitan di Somalia. Ia membuktikan bahwa keterbatasan tradisi sepak bola di negaranya bukan penghalang untuk bersaing di level tertinggi.

>>> Mengulik Sejarah Kelam Seattle Underground yang Terkubur di Bawah Tanah

Meski batal bertugas di Piala Dunia 2026, seluruh pencapaian Omar Artan tetap menjadi catatan sejarah penting bagi perkembangan sepak bola Somalia.