Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic resmi meluncurkan dua model AI tercanggih mereka, Claude Mythos 5 dan Fable 5, pada Rabu (9/6/2026).

Kedua model ini memiliki performa komputasi yang setara, namun menyasar target pasar yang berbeda.

>>> Apple Tunda Peluncuran Siri AI di Uni Eropa karena Aturan DMA

Claude Fable 5 disediakan untuk masyarakat luas, sedangkan Claude Mythos 5 merupakan varian paling kuat yang aksesnya dibatasi secara ketat.

Proteksi Ekstra pada Fable 5

Masyarakat umum dapat merasakan pemrosesan pintar sekelas Mythos melalui Claude Fable 5 karena keduanya menggunakan arsitektur dasar yang sama.

Namun, Fable 5 mengaktifkan protokol perlindungan ekstra saat menangani tugas terkait keamanan siber, biologi, kimia, maupun replikasi kemampuan model AI.

Anthropic menjelaskan bahwa sistem tersebut menggunakan classifier atau AI khusus yang memantau permintaan pengguna.

Apabila mendeteksi instruksi berisiko tinggi, Fable 5 akan menolak memberikan jawaban dan mengalihkan perintah ke model AI yang lebih aman, yakni Claude Opus 4.8.

Langkah ini diterapkan agar masyarakat tetap bisa memanfaatkan teknologi mutakhir tanpa membuka akses fitur sensitif yang rentan disalahgunakan.

Akses Terbatas Mythos 5

Berbeda dengan versi publik, akses Claude Mythos 5 hanya diberikan kepada korporasi atau organisasi mitra tepercaya di bawah naungan Anthropic.

Model ini sebelumnya memicu kekhawatiran saat diperkenalkan pada April lalu lewat program uji coba Project Glasswing dengan nama Mythos Preview.

Teknologi ini memiliki keahlian rekayasa kode perangkat lunak yang sangat tinggi, mampu mendeteksi celah keamanan hingga mengeksploitasi kelemahan software dalam durasi singkat.

Oleh karena itu, Anthropic membatasi distribusinya demi mencegah potensi penyalahgunaan untuk serangan siber atau riset zat biologis berbahaya.