Hubungan Trump-Netanyahu Mulai Retak Akibat Konflik Lebanon
Aliansi strategis antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mulai merenggang.
Kedua pemimpin yang sebelumnya bersatu menghadapi Iran kini berbenturan kepentingan terkait konflik di Timur Tengah.
>>> Dua Jemaah Haji Asal Sumsel Meninggal Dunia di Makkah
Ketegangan mencapai puncak setelah militer Israel meluncurkan serangan ke Lebanon pada akhir pekan lalu. Langkah ofensif itu dipandang Trump sebagai hambatan bagi proses diplomasi dengan Iran.
Bagi Netanyahu, operasi militer ke Lebanon merupakan tindakan krusial untuk meredam ancaman Hizbullah. Langkah itu juga diambil demi memenuhi janji politik domestik.
Laporan Associated Press pada Selasa (9/6/2026) menyebut keretakan ini bersumber dari tuntutan politik dalam negeri masing-masing.
Trump menghadapi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga energi setelah penutupan Selat Hormuz.
Trump menghendaki resolusi cepat dan stabilitas diplomatik. Ia bahkan menegaskan kendali penuh berada di tangannya, bukan pada Netanyahu.
Di sisi lain, Netanyahu menghadapi tekanan publik Israel yang menuntut hasil konkret dari perang sejak Oktober 2023.
Meski konflik memakan banyak korban, Hamas dan Hizbullah dinilai belum runtuh, sehingga tindakan militer terus dipilih.
Gesekan diplomatik sempat berujung perselisihan terbuka ketika Trump mengaku terlibat dalam pembicaraan menegangkan dengan Netanyahu. Trump bahkan menyebut Netanyahu "gila" karena mengganggu negosiasi.
>>> San Antonio Spurs Tekuk New York Knicks 115-111 di Game 3 Final NBA 2026
Netanyahu berupaya meminimalkan dampak kabar tersebut.
Ia menyatakan Israel memiliki hak kedaulatan penuh untuk membela diri dan hubungan pribadinya dengan Trump tetap saling menghormati.
Pakar hubungan internasional dari Washington Institute for Near East Policy, Michael Singh, menilai ketegangan terbuka seperti ini bukan hal baru.
"Perbedaannya saat ini adalah keterbukaan perselisihan tersebut ke publik," ujar Singh.
Para pengamat meyakini aliansi inti antara kedua negara tidak akan terancam sepenuhnya. Israel diprediksi tetap bertindak hati-hati agar tidak menyeret AS ke dalam konflik regional yang lebih dalam.
Hubungan bilateral AS-Israel pada awal perang didorong oleh kesamaan visi melemahkan militer Iran. Namun, pendekatan pragmatis Trump yang menginginkan hasil cepat kini berbenturan dengan strategi jangka panjang Netanyahu.
Sejak konflik meletus Oktober 2023, stabilitas harga minyak di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang memaksa keterlibatan AS.
>>> Pangeran Harry Rencanakan Kunjungan Keluarga ke Inggris Juli Mendatang
Sementara itu, Israel terus berjalan dengan agenda keamanan nasionalnya sendiri.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







