Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan hasil survei program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan perkembangan Government Technology (GovTech) dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).

Survei dilakukan secara acak di 800 titik untuk melihat ekosistem rantai pasok baru dari program MBG.

>>> Baterai SLA Motor Listrik Murah Rentan Rusak Tanpa BMS

Hasilnya menunjukkan 86,9 persen Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) memiliki minimal satu pemasok kecil dari sektor UMKM.

Sekitar 64 hingga 65 persen UMKM berada di kabupaten tempat SPPG beroperasi, dan hampir 99 persen pemasok merupakan warga lokal.

Laporan Detail untuk Jaga Kredibilitas

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan penyampaian hasil survei dilakukan secara detail untuk menjaga kredibilitas lembaga.

"Jadi betul-betul dengan profesional. Kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden detail," kata Luhut.

Luhut juga memaparkan perkembangan GovTech yang kini sudah terkoneksi 80 persen, dengan data dari delapan Kementerian/Lembaga berhasil disatukan untuk pertama kalinya.

"Jadi sebenarnya tanggal 1 Juni kemarin itu ada peristiwa besar kalau menurut kami karena datanya menjadi satu berbasis AI," ujar Luhut.

Selain itu, Presiden memberikan instruksi terkait International Financial Center atau Family Office yang berpotensi menarik dana ratusan miliar dolar ke Indonesia.

>>> Masjid Nabawi Pasok 235 Ton Air Zamzam Setiap Hari untuk Jemaah

"Kami berharap itu ada potensi kira-kira mungkin berapa ratus miliar dolar yang kemungkinan masuk di Indonesia. Ini potensi tentu harus dijaga," kata Luhut.

Pertemuan tindak lanjut mengenai Family Office dijadwalkan digelar di Bali pada Juli mendatang.

Digitalisasi di sektor komoditas strategis seperti batu bara, CPO, dan ferroalloy juga dilaporkan sebagai langkah penting seiring transisi pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Anggota DEN Septian Hario Seto mengatakan program digitalisasi dapat membantu menutup celah under-invoicing yang sering disampaikan Presiden.

Kondisi makroekonomi terkini juga dibahas, terutama risiko pelemahan nilai tukar rupiah.

Anggota DEN Chatib Basri menyampaikan pentingnya mengantisipasi kenaikan harga akibat pelemahan rupiah yang berdampak pada kelompok menengah bawah.

>>> Pemerintah Targetkan Anggaran PKPN 2027 Capai Rp1.896 Triliun

DEN menekankan pentingnya menumbuhkan kepercayaan publik melalui efisiensi anggaran, termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis.