Wamendikdasmen Dorong Guru Jadi Arsitek Pembelajaran Kreatif
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong para pendidik untuk merancang pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual bagi murid.
Imbauan tersebut disampaikan dalam acara penguatan kompetensi guru mengenai Deep Learning dan Transformasi Pendidikan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (6/6/2026).
>>> Malaikat Mempertanyakan Rencana Penciptaan Manusia dalam Al-Qur'an
Fajar menekankan bahwa peran guru harus berubah dari sekadar operator menjadi perancang metode belajar yang relevan dengan potensi daerah setempat.
"Pesan saya kepada Bapak-Ibu Guru dan Kepala Sekolah, jadilah arsitek pembelajaran, bukan operator pembelajaran.
Operator hanya mengulang proses yang sama, sementara arsitek memiliki kreativitas dan inovasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak," kata Fajar dikutip dari laman Kemendikdasmen, Selasa (9/6/2026).
Pihak kementerian menekankan pentingnya pemanfaatan kekayaan sejarah, budaya, hingga potensi lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran.
Peningkatan kualitas pendidikan ini juga memerlukan sinergi yang kuat antara pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat.
>>> UMY Alami Penurunan Jumlah Pendaftar Mahasiswa Baru Sejak 2022
Penyelarasan arah komunikasi antara lingkungan rumah dan sekolah menjadi kunci utama dalam membangun visi pendidikan yang berkelanjutan.
Penerapan Deep Learning di Kelas
Dalam kesempatan tersebut, para guru diarahkan untuk mulai menerapkan metode deep learning atau pembelajaran mendalam di kelas.
Langkah ini ditegaskan bukan sebagai pengenalan kurikulum baru, melainkan sebuah pendekatan materi agar siswa dapat memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan secara mendalam.
"Deep Learning adalah metode mengajar. Bagaimana murid memahami, melaksanakan, lalu merefleksikan apa yang dipelajarinya.
>>> Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai
Jadi bukan sekadar mengejar banyaknya materi yang selesai diajarkan, tetapi memastikan anak benar-benar memahami apa yang dipelajari," jelas Fajar.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







