Pemerintah Perpanjang Bansos Beras untuk 33,2 Juta Keluarga
Pemerintah memutuskan memperpanjang program bantuan pangan beras bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang musim kemarau.
>>> Mentan Dorong Percepatan Ekspor Perkebunan Manfaatkan Pelemahan Rupiah
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bantuan beras 10 kilogram per bulan akan disalurkan selama tiga bulan.
Penyaluran dimulai pada Juli dan dua bulan berikutnya disesuaikan dengan situasi musim paceklik.
Perpanjangan kebijakan perlindungan sosial ini berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya mengamankan harga bahan pokok dari pengaruh perubahan nilai tukar rupiah.
Zulkifli Hasan mengatakan arahan Presiden agar harga sembako tidak naik dalam situasi apapun. Masyarakat tidak boleh dibuat susah.
Penyaluran beras ini diproyeksikan memotong cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sebanyak 1 juta ton. Total persediaan awal mencapai 5,2 juta ton.
Zulkifli Hasan menambahkan bantuan ini melindungi hampir 34 juta masyarakat paling rentan. Mereka tidak terdampak perubahan kurs atau perubahan lainnya.
>>> Ismaya Live Bantah Promosi DWP Terkait Produk Whip Pink
Minyakita Dikeluarkan dari Bantuan Pangan
Pemerintah mengeluarkan minyak goreng kemasan Minyakita dari komoditas bantuan pangan. Keputusan ini karena Minyakita memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga di pasar tradisional.
Zulkifli Hasan mengakui Minyakita mengalami kenaikan harga dan kekurangan di beberapa daerah. Kebijakan alokasi Minyakita untuk bantuan pangan dinilai mengganggu jalur distribusi reguler.
Pemerintah telah mengevaluasi skema tersebut.
Minyakita ke depan tidak boleh digunakan untuk bantuan, tetapi harus masuk ke pasar tradisional karena fungsinya mengganti minyak curah.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan program bantuan sosial minyak goreng selanjutnya akan disalurkan melalui kerja sama langsung dengan produsen.
Berbagai merek alternatif akan digunakan.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di Laga FIFA Matchday Malam Ini
Budi Santoso mengatakan penyerapan Minyakita untuk bantuan pangan mencapai 52 persen. Hal itu menyebabkan stok Minyakita di pasar berkurang.
Update Terbaru
Bursa Kripto CFX Luncurkan Indeks CFX10 untuk Acuan Pasar Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 16:49 WIB
ESDM Revisi RUPTL untuk Akomodasi Target PLTS 100 GW Prabowo
Selasa / 09-06-2026, 16:48 WIB
Tasya Kamila Terapkan Aktivitas Fisik Lima Jam untuk Anak
Selasa / 09-06-2026, 16:48 WIB
Bank Sinarmas Luncurkan Reksa Dana STAR Fixed Income 4 Kelas Utama
Selasa / 09-06-2026, 16:48 WIB
Banggar DPR Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp 17.500 dalam Tiga Pekan
Selasa / 09-06-2026, 16:48 WIB
Erlangga Luncurkan Buku Next Gen Choice untuk Dukung Kurikulum Merdeka
Selasa / 09-06-2026, 16:44 WIB
Samira Farahnaz Pertanyakan Transparansi Kasus Richard Lee ke Polda Metro
Selasa / 09-06-2026, 16:44 WIB
Indeks Bisnis-27 Melonjak 8,24 Persen Didorong Reli Saham Unggulan
Selasa / 09-06-2026, 16:44 WIB
5 Makanan dan Minuman Populer yang Tercipta Tanpa Sengaja
Selasa / 09-06-2026, 16:39 WIB
Talay Riley, Penulis Lagu Dua Lipa dan Britney Spears, Tewas Ditikam di Taman
Selasa / 09-06-2026, 16:36 WIB
Luhut Dukung BI Naikkan Suku Bunga demi Jaga Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 16:36 WIB
Letterboxd Luncurkan Fitur Pelacak Format Nonton Film The Odyssey
Selasa / 09-06-2026, 16:36 WIB
Studi: Buah Kaya Flavanol Efektif Jaga Kesehatan Jantung
Selasa / 09-06-2026, 16:36 WIB
BEI Perkuat Transaksi Pasar Modal Lewat Liquidity Provider Saham
Selasa / 09-06-2026, 16:35 WIB






