Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 yang beredar di media sosial adalah berita palsu.

Pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga saat ini belum diterbitkan oleh pemerintah.

>>> iPadOS 27 Hadirkan Integrasi AI Canggih dan Keamanan Anak yang Lebih Baik

Masyarakat diminta waspada terhadap poster tiruan yang menyebarkan tautan pendaftaran ilegal di luar domain resmi pemerintah.

Modus Penipuan Digital

Pihak berwenang mengidentifikasi sejumlah kejanggalan dalam poster hoaks tersebut, termasuk narasi mendesak yang mengarahkan pembaca untuk segera mengeklik link tertentu.

Modus ini diduga kuat sebagai upaya penipuan digital untuk mencuri data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu Keluarga, hingga kode OTP.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengingatkan publik untuk mengantisipasi persebaran informasi palsu terkait seleksi ASN di ruang digital.

"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah, hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," kata Wisudo.

>>> Cara Cek Pencairan TPG Juni 2026 Melalui Portal Info GTK

Tingginya antusiasme warga untuk menjadi pegawai negeri dinilai menjadi celah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

BKN mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan menyaring informasi sebelum membagikannya ke media sosial.

"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN.

Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," ujar Wisudo.

Seluruh proses rekrutmen ASN dipastikan hanya menggunakan portal SSCASN resmi yang dikelola langsung oleh pemerintah.

>>> Waspada Modus Pencurian KTP untuk Pinjol Tanpa Izin Pemilik

Calon pelamar disarankan untuk memantau situs resmi atau media sosial BKN untuk mendapatkan pemutakhiran data yang valid.