Defisit anggaran tahun 2027 diperkirakan sebesar 1,80%-2,40% dari PDB, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,8%-6,5%, inflasi 1,5%-3,5%, nilai tukar rupiah Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun 6,5%-7,3%.

Asumsi untuk minyak mentah Indonesia (ICP) ditetapkan US$ 70-US$ 95 per barel, target lifting minyak 602.000-615.000 barel per hari, dan lifting gas 934.000-977.000 barel setara minyak per hari.

Sasaran pembangunan 2027 ditargetkan menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 6%-6,5%, pengangguran terbuka 4,30%-4,87%, rasio gini 0,362-0,367, indeks modal manusia 0,575, indeks kesejahteraan petani 0,8038, serta porsi lapangan kerja formal 40,81%.

Sebelum membawa pembahasan ke DPR, Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas telah melakukan penyelarasan persepsi terkait KEM-PPKF 2027.

"Pada dasarnya kita menyamakan persepsi untuk apa yang akan kita sampaikan besok di DPR RI dan langkah-langkah ke depan agar janji Pak Presiden Prabowo untuk tumbuh lebih cepat menuju 8% nanti 2029 itu bisa tercapai," kata Purbaya.

Langkah koordinasi ini dilakukan guna memastikan seluruh perencanaan pembangunan nasional selaras dengan ketersediaan anggaran negara.

"Roadmap memang dari Bappenas dan itu pun berdasarkan arahan Presiden.

>>> Mengenal Perbedaan Rematik dan Asam Urat Agar Tidak Salah Penanganan

Kami tadi sepakat bahwa kita merencanakan yang dianggarkan dan menganggarkan yang direncanakan," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.