Pemerintah terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk periode Juni 2026, masyarakat dapat mengecek status kepesertaan secara mandiri melalui ponsel.

Pengecekan rutin penting dilakukan karena data penerima dapat berubah sesuai pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berikut dua metode cek bansos menggunakan NIK KTP.

>>> Maruti Suzuki Luncurkan Wagon R FFV Berbahan Bakar Bioetanol di India

Cek Bansos via Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store. Pastikan aplikasi resmi dari Kementerian Sosial untuk keamanan data.

Buka aplikasi, pilih menu “Cek Bansos”, lalu masukkan NIK sesuai KTP. Tekan “Cari Data” dan tunggu hasilnya.

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, kategori desil, dan periode penyaluran.

Cek Bansos via Situs Resmi Kemensos

Akses situs cekbansos. kemensos.

go. id melalui browser ponsel.

>>> Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H Jatuh pada 25 Juni 2026

Masukkan NIK dan kode captcha yang tersedia.

Klik “Cari Data” untuk melihat status penerima bansos. Pastikan alamat situs benar untuk menghindari penipuan.

Program Bansos Juni 2026

Beberapa program bansos reguler masih berlanjut pada Juni 2026. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap.

Program Keluarga Harapan (PKH) disesuaikan dengan kategori penerima, seperti ibu hamil, balita, siswa, lansia, dan penyandang disabilitas berat.

Selain itu, ada bantuan beras 20 kg per keluarga dan PBI-JKN (BPJS PBI) dengan iuran Rp42.000 per orang per bulan yang ditanggung pemerintah.

>>> Pemerintah Beri Wewenang Lemigas Impor Migas untuk Ketahanan Energi

Penyaluran bansos dilakukan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dan PT Pos Indonesia di sejumlah daerah.