Nilai tukar rupiah di pasar spot bertahan di zona hijau hingga pertengahan perdagangan Selasa, 9 Juni 2026.

Berdasarkan data dari Investasi, kurs rupiah pada pukul 12.02 WIB berada di level Rp 18.137 per dolar AS.

>>> Pengamat Prediksi Peta Persaingan Fase Grup Piala Dunia 2026

Angka tersebut menunjukkan penguatan sebesar 0,28 persen dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang tertahan di Rp 18.188 per dolar AS.

Pergerakan positif ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia yang turut menguat terhadap dolar AS siang ini.

Won Korea menjadi mata uang dengan lonjakan tertinggi sebesar 0,69 persen, diikuti ringgit Malaysia yang menguat 0,28 persen.

Penguatan juga dialami oleh peso Filipina sebesar 0,16 persen, dolar Singapura 0,13 persen, dan yuan China 0,10 persen.

>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50 Persen, Perkuat Stabilitas Rupiah

Rupee India turut terapresiasi 0,08 persen, sementara baht Thailand serta dolar Hong Kong sama-sama menguat tipis 0,02 persen.

Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru terpantau melemah terhadap dolar AS.

Yen Jepang mencatat penurunan sebesar 0,03 persen, disusul oleh dolar Taiwan yang melemah tipis 0,02 persen pada siang ini.

Sementara itu, indeks dolar yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia menunjukkan tren penurunan.

>>> Aturan Baru BPJS Kesehatan: Pasien Kontrol Wajib Tepat Jadwal

Indeks dolar bergerak ke posisi 99,90, melandai dari posisi hari sebelumnya yang berada pada level 100,04.