Kebijakan tersebut disepakati melalui RUPST Tahun Buku 2025 pada 9 Maret 2026.

BNI mengalokasikan dana buyback dengan estimasi nilai transaksi tertinggi Rp905,48 miliar.

"Keputusan buyback ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang Perseroan," kata Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo.

Telkom Indonesia Siapkan Buyback Rp4 Triliun

Di luar sektor perbankan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan rencana buyback dengan pagu anggaran Rp4 triliun.

Keputusan ini disahkan melalui RUPST pada Senin (8/6/2026).

Pelaksanaan buyback akan dilakukan dalam jangka waktu 12 bulan, terhitung sejak 9 Juni 2026 sampai 8 Juni 2027.

Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan bahwa keputusan RUPST merupakan wujud komitmen emiten dalam mendongkrak nilai tambah korporasi.

>>> Penderita GERD dan Asam Lambung Jangan Coba-Coba Konsumsi 13 Makanan Ini

"Tahun ini, kami melakukan percepatan dalam eksekusi strategi transformasi TLKM 30 secara disiplin dan terukur," ungkap Dian.