PT Pos Indonesia (Persero) memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal di tengah proses audit yang dilakukan oleh instansi atau lembaga negara berwenang.

Perusahaan menyatakan dukungan penuh terhadap audit tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.

>>> Mendag Dorong Kolaborasi Perkuat Sektor Kakao Indonesia di IICC ke-9

Corporate Secretary Pos Indonesia Iwan Gunawan dalam keterangan resmi, Jumat (24/7), mengatakan proses audit tidak memengaruhi kegiatan operasional perusahaan.

Seluruh layanan kepada pelanggan maupun kerja sama dengan mitra usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Manajemen berkomitmen untuk tetap memprioritaskan pelayanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada masyarakat.

Pos Indonesia juga terus melanjutkan program transformasi dan penguatan kinerja di bawah pendampingan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).

Langkah tersebut dibarengi dengan penguatan sistem pengendalian internal sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan.

Sebelumnya, pembenahan Pos Indonesia menjadi salah satu agenda yang dikawal BP BUMN bersama Danantara.

>>> Wapres Gibran Dukung Penyelenggaraan Global Scholarship Summit 2026

Langkah itu dilakukan setelah manajemen baru Pos Indonesia melaporkan hasil audit yang mencatat adanya penyesuaian pembukuan periode 2023, 2024, dan 2025 senilai Rp9 triliun sebagai bagian dari proses pembersihan dan pemulihan catatan keuangan perusahaan.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan Direktur Utama Pos Indonesia Iskandar Kunaefi pada Rabu (22/7) untuk membahas percepatan transformasi perusahaan.

Pertemuan itu membahas percepatan transformasi perusahaan melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari tata kelola, kondisi keuangan, hingga model bisnis.

Dony Oskaria menegaskan transformasi yang dilakukan tidak setengah-setengah dan tidak artifisial, melainkan untuk menjadikan BUMN tangguh ke depannya.

Selain restrukturisasi, pembenahan juga difokuskan pada penataan keuangan untuk menekan beban biaya perusahaan melalui evaluasi struktur pendapatan, komponen biaya, serta penerapan model bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Sinergi antarbadan usaha juga dilakukan untuk mempercepat penurunan utang.

>>> Ascendance of a Bookworm Cour 2 Rilis Video Musik Penuh "Wanna me"

Dony menekankan setiap inisiatif harus jelas target, waktu penyelesaian, dan hasilnya.