Minyak truffle atau truffle oil sering digunakan dalam dunia kuliner, terutama sebagai penyedap pasta, pizza, dan steak.

Namun, banyak produk truffle oil di pasaran ternyata tidak mengandung jamur truffle asli sama sekali.

>>> Timnas Indonesia Uji Kekuatan Lawan Mozambik di GBK

Jamur truffle sendiri merupakan bahan mewah yang langka dan mahal, dengan harga mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Minyak truffle asli dibuat dengan mencampurkan minyak zaitun extra virgin dan truffle asli.

Namun, versi sintetisnya jauh lebih murah dan menggunakan senyawa kimia 2,4-dithiapentane untuk meniru aroma dan rasa truffle.

Kontroversi Truffle Oil Sintetis

Kontroversi mengenai minyak truffle buatan ini mencuat pada tahun 2007 lewat artikel The New York Times.

>>> Raffi Ahmad Tunjuk Hotman Paris Hadapi Dugaan Keterlibatan Kasus Bea Cukai

Chef Daniel Patterson mengaku telah menggunakan produk sintetis selama bertahun-tahun tanpa sadar, lalu membuangnya begitu tahu.

Sejak itu, banyak chef terkenal seperti Gordon Ramsay dan Anthony Bourdain melabeli truffle oil sintetis sebagai barang palsu atau penipuan.

Chef Manish Mehrotra menekankan bahwa minyak truffle hanya memiliki sedikit kesamaan dengan jamur truffle asli.

Ia berharap konsumen bisa mengenali perbedaan tersebut agar tidak tertipu dengan harga mahal yang tetap dibanderol untuk makanan berbahan sintetis.

>>> Promo Staycation Mewah di Trans Luxury Hotel Surabaya Berakhir 19 Juni

Cara terbaik untuk menikmati rasa truffle asli adalah dengan menggunakan jamur truffle utuh, bukan dari produk minyak.